Sebagai ketua kelas , Ia selalu pulang
terakhir , seusai rapat diruang guru , Ia langsung kembali ke kelas, dan
membersihkan laci seperti biasanya , mungkin , hanya sebagian kecil yang sadar
bahwa laci harus dibersihkan , piket dikelas tidak akan berlaku jika guru tidak
menyuruh mereka. “Huuh” desahnya saat melihat kelas yang sangat berantakan ,
sebagian bangku sudah berada diposisi yang salah , Ini semua pasti perilaku
dari kelompok mereka , Ya, kelompok Abed dan teman-temannya.
2
menit kemudian , bangku dan mejanya sudah tersusun rapi , hanya sebagian laci
disebelah kanan yang belum diperiksanya , meja pertama , kedua , ketika ,
keempat dan terakhir paling sudut , tepatnya dimeja Angel.
Perlahan ia memasukkan tangan kanannya
kedalam laci , ia menarik beberapa kertas yang sebagian sudah diremuk dan
sebagian masih , utuh. Keningnya berkerut samar , kertas apa ini? Ia melihat
beberapa kertas itu , 2 diantaranya remuk , 1 utuh dan sisanya sudah robek. Ia
membuka kertas itu , membacanya.
~Mereka selalu saja melihat kesalahanku, kenapa?
L~
#AH#
~Tuhan, apa salahku? Mereka menghinaku lagi,
hanya ada salsa L~
#AH#
~Dear god.. kenapa engkau membuatku begitu
terhina ? , engkau membuat temanku benci kepadaku , membuatku kehilangan
sahabatku, aku tidak dapat hidup seperti ini lagi tuhan, engkau tahu, aku ini
hanya manusia , setiap manusia juga punya hati nurani dan kesabaran, dimana
hati nurani mereka? Aku begitu tersakiti , saat langit maupun bumi bersatu ,
saat romeo dan juliet berpisah , mungkin , saat itulah engkau akan memberikan seseorang
untukku, benarkan?, |Salsa, aku sendiri duduk bersama diam yang menyelimutiku ,
aku sakit , nafasku tersengal saat Putri mengatakan bahwa kau menyukai Septian
dan itulah alasan kenapa kau meninggalkanku , Kita tertawa , menangis bersama ,
terhina bersama-sama , sekarang aku harus menghadapinya sendiri , kau pernah
bilang , kau akan kembali , aku akan tunggu itu . Aku ingin seseorang saat ini
berada disampingku , mendengar keluh kesahku , menjadi sahabat penggantimu dan
menjadi orang yang dapat aku sayangi seperti aku menyayangimu dulu , God, Hear
me, please L~
#AH L
Ia membaca surat itu berulang kali ,
perlahan air matanya menetes, Ia tidak sadar, sepasang mata dari arah barat
melihatnya, tajam. tangan orang tersebut mengepal.menatap Septian kesal yang
masih terpaku ditempatnya. Ia membawa
surat itu , menuliskan selembaran yang dituliskan untuk Angel. Lalu , Ia
selipkan didalam kertas yang masih utuh. Ia berjalan menuju pintu , menutupnya
dan mematikan lampu ruang kelas itu.
JJJJ
Angel berjalan
menuju sekolah , Kepalanya selalu tertunduk menatap jalan , Ia tidak sadar ,
kepalanya menghantam pintu pagar tersebut. “hahahah” terdengar suara tawa
beberapa orang , ya, bukan Cuma satu tawa , pasti banyak , Ia mengusap dahinya
, lalu melihat perempuan yang menertawainya tadi , Putri, Elida , Tania , dan
Yolanda sudah berdiri tepat didepannya sambil berkacak pinggang. Ia tidak
menghiraukan tawa mereka , ia berjalan seperti biasa , ya, seperti saat Ia
terhinna.
“Woy, cewek munafik
, sini kamu?” teriak putri ketika Angel baru melewati gerbang sekolah. Ia
berhenti , mengahadap dan menoleh kearah Putri yang tersenyum sinis menatapnya.
“Mau kemana kamu?
Kekelas lagi? Sudahlah , kenapa kau tidak ikut pindah saja bersama salsa ke
jakarta? Disana kan, banyak orang yang mungkin suka sama kamu” kata kata Putri membuat hatinya sakit , sakit sekali ,
ledekan tawa yang diberikan teman-teman Putri pun membuat sesuatu , apa saja ,
yang ingin dilemparnya kearah mereka. Ia begitu tersiksa , perlahan , Ia
melangkahkan kakinya menuju kelas ,
tanpa menghiraukan putri.
Sesampainya dikelas
, ia laangsung meletakkan tasnya dibangkunya , Saat pulpennya terjatuh , ia
sekilas melihat lacinya sedikit bersih , Ia baru ingat saat Ia sedih , ia
selalu menuliskan sesuatu dilembaran kertas , pasti seseorang telah membacanya.
Ia terkejut . ia menarik kertas yang sudah robek , remuk dan yang masih utuh
keatas meja. Ia melihat kertas lain terselip dilembarannya yang masih utuh. Ia
penasaran , lalu membuka kertas itu dan Ia membacanya.
~/Angel, malaikat penenang hati , bagaimana
kau bisa menjadi malaikat kepada semua orang , jika kau terus sedih begini ,
sayapmu juga akan perlahan patah jika kau tetap bersedih , ayo tersenyum ,
tersenyumlah J
, smile for me J
, kau sebenarnya wanita yang tegar, jika aku menjadi dirimu , aku akan tetap
bersabar untuk mendapatkan orang yang kita cari , masih banyak diluar kelasmu
yang ingin berteman denganmu , lalu, kenapa kau tidak mencarinya , Aku, orang
yang akan selalu mendukungmu J , keep smile J Angel,
malaikatku…../~
#SC#
Ia tersenyum membaca
surat itu , ia akhirnya bisa tegar , dan sudah tidak mengingat omongan putri
tadi , siapa ini? Siapa SC? Ia hanya tau satu hal dari salsa, kertasmu itu akan
ada orang yang tahu jika kau tidak menyimpannya. Ia tidak tahu siapa, yang
penting orang itu telah membuat hatinya cerah kembali , Ia mengambil kertas itu
dan memasukkannya ke tas, bukan ke laci lagi.
JJJJ
“Kemana kau semalam
, dicari tidak ketemu” kata septian kepada Cakra saat mereka berada di kantin.
“Oh itu , aku disuruh mewawancarai guru” kata Cakra datar tapi terlihat ,
kesal.
“Sudahlah cak, kau
tidak usah berbohong , maksudmu, gurumu itu Angel?, oh iya , kemarin , kau
bilang kau tidak kenal dengan wanita itu , sekarang , kenapa kau sudah mengenalnya?”
tanyanya pada cakra yang mungkin terlihat sewot ditelinga cakra.
“Aku baru kenalan
dengan dia , kemarin , kau sendiri , katanya tidak ingin jatuh cinta atau suka
lagi dengan muthia , kenapa kemarin aku melihat kalian saling merangkul satu
sama lain?” tanya Cakra balik yang melebihi sewotnya septian kepada cakra tadi.
“Baik, biar aku jelaskan, kemarin , aku tidak sengaja menabraknya dan dia
terjatuh di….., ya, begitulah , ketidaksengajaan, sekarang sudah jelas?, lalu ,
bagaimana dengan kau?” tatapan cakra yang tadinya sewot sekarang sudah
senyum-senyum sendiri. Septian melototinya. “Oke, baik , jadi , semalam aku
ingin mengatakan pada Angel , kalau aku temannya septian, hanya itu , sekalian
membantuku memilih buku diperpustakaan, dan satu yang kau sembunyikan dariku
sobat, Angel itu teman sekelasmu kan? Dan salsa itu temannya.” Jelas Cakra
dengan raut wajah yang tidak menentu. Ia menyesap minumannya dan melanjutkan
“kau tahu sep, Angel tertawa saat aku bercerita segala hal tentangmu” dengan
diselingi tawa , cakra akhirnya mendapat pelototan lagi dari septian. “hanya
sebagai pembalasan sobat” tambah cakra.
Septian menghela
nafas , Ia hanya mengangguk pasrah , ternyata peribahasa itu masih tetap
berlaku dimana saja , sepandai-pandainya Ia menyembunyikan sesuatu dari cakra ,
cakra pasti akan menemukannya juga.
“Cakra” panggil Septian kepada cakra yang
masih terpaku menatap minumannya sambil menjawab “Hm” . “Pulang sekolah , aku
ingin jalan jalan sebentar mencari angin , aku tahu , kau sangat ahli dalam
memilih tempat , jadi , temani aku mengambil mobilku dirumah nanti , aku bosan
tiap hari menaiki CBRku , aku butuh merenovasinya juga ke bengkel” katanya yang
dijawab anggukan oleh cakra. Cakra orang yang sangat diandalkan jika kita
sedang bosan , Septian juga tidak tahu darimana cakra mendapatkan tempat-tempat
indah itu. Banyak orang mengatakan Cakra orang yang romantis , dan jika Ia
sudah jatuh cinta pada satu orang , ia tidak akan pernah melepaskannya , Ya,
seperti mantan kekasihnya kemarin , Yuni , Ia sangat terpukul saat itu.
J J J J
Septian
menunggu laki laki itu muncul dari kelasnya, namun laki laki itu sama sekali
tidak terlihat . sekarang , mobil ferrari putih miliknya yang berplat BK9923X
terpakir dihalaman sekolahnya. Dari kejauhan seorang perempuan yang tidak asing
menatapnya , Angel, orang yang disukainya . Angel mendatanginya , tidak seperti
biasanya saat mereka bertemu , saat itu Angel sangat senang sekali , jangan
jangan cakra kemarin menembak angel ,, ahh tidak , tidak mungkin , tidak akan
dibiarkannya itu terjadi pikir septian.
“Septian
ya?” tanya Angel sambil menunjuk wajahnya . “I..iya..” jawab septian terbata
bata. Angel menatap mobil septian lekat-lekat , Ia seperti mengenal mobil itu ,
tapi dimana? Kata angel bertanya tanya dalam hati.
“Kau
melihat apa?” tanya septian membuat Angel mengalihkan perhatiannya kepada
septian. “aku seperti mengenal mobil itu , kau kenal pemilik mobil itu?” tanya
Angel yang sontak membuat septian kaget . “I..itu…” . “Septian , kamu kenapa
disitu?, ayo , ini sudah jam berapa” potongh Cakra yang langsung membuat
septian lega. Ia tahu, cakra melakukan ini bukan karna sengaja menolongnya ,
tapi sengaja , agar septian tidak berbicara dengan Angel , Cakra cemburu.
“Aku
harus pergi” kata Septian yang dijawab Angel dengan tatapan bingung. Saat Ia
sudah pergi , terdengar suara Tania yang membuat Angel menoleh bingung.
JJJJ
Ia
ingin sekali mengejar laki laki itu , tapi seseorang menarik dan membalik
bahunya. “Sedang apa kau disini? Oh, jangan jangan kau suka sama septian ,
begitu?” . Ia kaget , perempuan berambut ikal ini tiba-tiba datang begitu saja
, perempuan itu sendirian , tidak bersama putri. “Kau tidak boleh menyukai
septian maupun cakra , karna septian hanya milikku dan cakra hanya untuk Yolanda”
kata kata Tania membuat Ia terkejut , jadi , sudah berapa banyak orang yang
menyukai ketua kelas ini?. “aku tidak menyukai siapapun , tania , tenang saja ,
Itu tidak akan pernah terjadi”, Ia tidak sadar, ia sudah berani melawan mereka , Ini semua karna
surat itu , surat penyemangatnya , SC? Siapa kau?.
JJJJJ
Septian melihat
pemandangan yang ditunjukkan cakra saat mereka sudah sampai disuatu tempat .
“Kemarin kau mengajakku ke tempat air mancur saat aku melihat muthia dengan
pacar barunya, sekarang , kau mengajakku ke pantai, kau memang temanku yang
benar benar teman cakra” kata Septian sambil menepuk nepuk pundak cakra dan
melihat kembali apa yang ada didepan matanya sebuah pantai yang sangat indah
jika dilihat dari sore hari , cakra memang sengaja mengajakku keisni sore-sore
agar aku dapat melihat betapa indahnya pantai itu.
“Aku tahu sep, kau
punya banyak masalah , berteriaklah sekencang kencangnya , agar ombak mendengar
permintaanmu” kata Cakra yang dijawab anggukan oleh septian. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”
pekik septian dengan sangat kencang. Lalu nafasnya diaturnya kembali.
“Belikan aku eskrim
cak?”, “sep, aku belum berteriak , kenapa kau menyuruhku?”. “Aku juga belum
puas berteriak cakra” kata septian yang dijwab desahan kecil oleh cakra. Cakra
berjalan malas menuju tempat eskrim dan membelinya.
“ESKRIM DUA RASA
COKLAT” mereka membeli bersamaan hingga membuat cakra menatap wanita yang
memesan dan sama dengannya tadi. “Loh? Muthia? Sedang apa kau disini? Lalu,
kenapa kau memesan eskrimnya dua? , oh , aku tahu, satu untuk pacar barumu”
erang cakra malas menatap wajah muthia yang tertunduk lesu sambil duduk
disamping gerobak eskrim. “Cakra, maafkan aku, aku tahu, kau sangat mendukungku
dengan septian , bahkan saat aku salah kau tetap membelaku , walau sebenarnya
aku tidak pernah melihat secara langsung” kata Muthia yang dijawab tatapan
sedih oleh cakra.
“Jadi benar itu
pacarmu?” tanya cakra yang dijawab gelengan oleh Muthia. “Itu, hanya temanku
cak , waktu itu , aku sedih sekali , jadi aku pergi kesana untuk menenangkan
hati , lalu aku bertemu teman ku itu , Ia menawarkanku suatu tempat yang
katanya indah sekali , lalu , ia mengajakku keair mancur itu, dan kalian
melihatku, cak, kau percaya padaku kan?” jelas muthia yang diselingi tanya
diakhir kalimatnya . “Aku percaya padamu muthia , tapi aku bukan septian” kata
cakra yang membuat muthia kembali tertunduk sedih . “Mbak, mas, eskrimnya sudah
jadi , ini” Cakra mengambil eskrimnya dan membayarnya begitu juga muthia. “Ini
untuk temanku itu , bukan pacarku cak” kata Muthia sambil melahap satu
eskrimnya.
“Cakra?, kenapa kau
lama seka…..” kata kata septian terpotong saat melihat muthia berada disamping
cakra , cakra kaget begitu juga dengan muthia. "Mana eskrim ku?” cakra
mengulurkan eskrim septian yang diterima langsung oleh septian saat itu. Ia
melanjutkan “Cak, ayo kita pulang saja , aku sudah puas berjalan jalan disini”
kata Septian datar tanpa menyembunyikan rasa kesalnya.
“Aku pergi dulu ,
bye” kata Muthia sambil berlalu pergi. Septian menatap muthia, Muthia seperti
menangis lagi , tapi , Ia tidak peduli , Ia sudah disakiti , sangat. “Wanita
itu lagi , kenapa ia selalu muncul ? Ia sudah mempermainkanku cak , kau masih
saja membanggakan dia” kata septian jengkel saat itu. “Maafkan aku” kata cakra
datar. Septian menarik lengan cakra dan menyuruhnya masuk kedalam mobil.
Septian memutar kunci dan mengemudi mobil itu.
J J J J
Sebagai ketua kelas , Ia selalu pulang
terakhir , seusai rapat diruang guru , Ia langsung kembali ke kelas, dan
membersihkan laci seperti biasanya , mungkin , hanya sebagian kecil yang sadar
bahwa laci harus dibersihkan , piket dikelas tidak akan berlaku jika guru tidak
menyuruh mereka. “Huuh” desahnya saat melihat kelas yang sangat berantakan ,
sebagian bangku sudah berada diposisi yang salah , Ini semua pasti perilaku
dari kelompok mereka , Ya, kelompok Abed dan teman-temannya.
2
menit kemudian , bangku dan mejanya sudah tersusun rapi , hanya sebagian laci
disebelah kanan yang belum diperiksanya , meja pertama , kedua , ketika ,
keempat dan terakhir paling sudut , tepatnya dimeja Angel.
Perlahan ia memasukkan tangan kanannya
kedalam laci , ia menarik beberapa kertas yang sebagian sudah diremuk dan
sebagian masih , utuh. Keningnya berkerut samar , kertas apa ini? Ia melihat
beberapa kertas itu , 2 diantaranya remuk , 1 utuh dan sisanya sudah robek. Ia
membuka kertas itu , membacanya.
~Mereka selalu saja melihat kesalahanku, kenapa?
L~
#AH#
~Tuhan, apa salahku? Mereka menghinaku lagi,
hanya ada salsa L~
#AH#
~Dear god.. kenapa engkau membuatku begitu
terhina ? , engkau membuat temanku benci kepadaku , membuatku kehilangan
sahabatku, aku tidak dapat hidup seperti ini lagi tuhan, engkau tahu, aku ini
hanya manusia , setiap manusia juga punya hati nurani dan kesabaran, dimana
hati nurani mereka? Aku begitu tersakiti , saat langit maupun bumi bersatu ,
saat romeo dan juliet berpisah , mungkin , saat itulah engkau akan memberikan seseorang
untukku, benarkan?, |Salsa, aku sendiri duduk bersama diam yang menyelimutiku ,
aku sakit , nafasku tersengal saat Putri mengatakan bahwa kau menyukai Septian
dan itulah alasan kenapa kau meninggalkanku , Kita tertawa , menangis bersama ,
terhina bersama-sama , sekarang aku harus menghadapinya sendiri , kau pernah
bilang , kau akan kembali , aku akan tunggu itu . Aku ingin seseorang saat ini
berada disampingku , mendengar keluh kesahku , menjadi sahabat penggantimu dan
menjadi orang yang dapat aku sayangi seperti aku menyayangimu dulu , God, Hear
me, please L~
#AH L
Ia membaca surat itu berulang kali ,
perlahan air matanya menetes, Ia tidak sadar, sepasang mata dari arah barat
melihatnya, tajam. tangan orang tersebut mengepal.menatap Septian kesal yang
masih terpaku ditempatnya. Ia membawa
surat itu , menuliskan selembaran yang dituliskan untuk Angel. Lalu , Ia
selipkan didalam kertas yang masih utuh. Ia berjalan menuju pintu , menutupnya
dan mematikan lampu ruang kelas itu.
JJJJ
Angel berjalan
menuju sekolah , Kepalanya selalu tertunduk menatap jalan , Ia tidak sadar ,
kepalanya menghantam pintu pagar tersebut. “hahahah” terdengar suara tawa
beberapa orang , ya, bukan Cuma satu tawa , pasti banyak , Ia mengusap dahinya
, lalu melihat perempuan yang menertawainya tadi , Putri, Elida , Tania , dan
Yolanda sudah berdiri tepat didepannya sambil berkacak pinggang. Ia tidak
menghiraukan tawa mereka , ia berjalan seperti biasa , ya, seperti saat Ia
terhinna.
“Woy, cewek munafik
, sini kamu?” teriak putri ketika Angel baru melewati gerbang sekolah. Ia
berhenti , mengahadap dan menoleh kearah Putri yang tersenyum sinis menatapnya.
“Mau kemana kamu?
Kekelas lagi? Sudahlah , kenapa kau tidak ikut pindah saja bersama salsa ke
jakarta? Disana kan, banyak orang yang mungkin suka sama kamu” kata kata Putri membuat hatinya sakit , sakit sekali ,
ledekan tawa yang diberikan teman-teman Putri pun membuat sesuatu , apa saja ,
yang ingin dilemparnya kearah mereka. Ia begitu tersiksa , perlahan , Ia
melangkahkan kakinya menuju kelas ,
tanpa menghiraukan putri.
Sesampainya dikelas
, ia laangsung meletakkan tasnya dibangkunya , Saat pulpennya terjatuh , ia
sekilas melihat lacinya sedikit bersih , Ia baru ingat saat Ia sedih , ia
selalu menuliskan sesuatu dilembaran kertas , pasti seseorang telah membacanya.
Ia terkejut . ia menarik kertas yang sudah robek , remuk dan yang masih utuh
keatas meja. Ia melihat kertas lain terselip dilembarannya yang masih utuh. Ia
penasaran , lalu membuka kertas itu dan Ia membacanya.
~/Angel, malaikat penenang hati , bagaimana
kau bisa menjadi malaikat kepada semua orang , jika kau terus sedih begini ,
sayapmu juga akan perlahan patah jika kau tetap bersedih , ayo tersenyum ,
tersenyumlah J
, smile for me J
, kau sebenarnya wanita yang tegar, jika aku menjadi dirimu , aku akan tetap
bersabar untuk mendapatkan orang yang kita cari , masih banyak diluar kelasmu
yang ingin berteman denganmu , lalu, kenapa kau tidak mencarinya , Aku, orang
yang akan selalu mendukungmu J , keep smile J Angel,
malaikatku…../~
#SC#
Ia tersenyum membaca
surat itu , ia akhirnya bisa tegar , dan sudah tidak mengingat omongan putri
tadi , siapa ini? Siapa SC? Ia hanya tau satu hal dari salsa, kertasmu itu akan
ada orang yang tahu jika kau tidak menyimpannya. Ia tidak tahu siapa, yang
penting orang itu telah membuat hatinya cerah kembali , Ia mengambil kertas itu
dan memasukkannya ke tas, bukan ke laci lagi.
JJJJ
“Kemana kau semalam
, dicari tidak ketemu” kata septian kepada Cakra saat mereka berada di kantin.
“Oh itu , aku disuruh mewawancarai guru” kata Cakra datar tapi terlihat ,
kesal.
“Sudahlah cak, kau
tidak usah berbohong , maksudmu, gurumu itu Angel?, oh iya , kemarin , kau
bilang kau tidak kenal dengan wanita itu , sekarang , kenapa kau sudah mengenalnya?”
tanyanya pada cakra yang mungkin terlihat sewot ditelinga cakra.
“Aku baru kenalan
dengan dia , kemarin , kau sendiri , katanya tidak ingin jatuh cinta atau suka
lagi dengan muthia , kenapa kemarin aku melihat kalian saling merangkul satu
sama lain?” tanya Cakra balik yang melebihi sewotnya septian kepada cakra tadi.
“Baik, biar aku jelaskan, kemarin , aku tidak sengaja menabraknya dan dia
terjatuh di….., ya, begitulah , ketidaksengajaan, sekarang sudah jelas?, lalu ,
bagaimana dengan kau?” tatapan cakra yang tadinya sewot sekarang sudah
senyum-senyum sendiri. Septian melototinya. “Oke, baik , jadi , semalam aku
ingin mengatakan pada Angel , kalau aku temannya septian, hanya itu , sekalian
membantuku memilih buku diperpustakaan, dan satu yang kau sembunyikan dariku
sobat, Angel itu teman sekelasmu kan? Dan salsa itu temannya.” Jelas Cakra
dengan raut wajah yang tidak menentu. Ia menyesap minumannya dan melanjutkan
“kau tahu sep, Angel tertawa saat aku bercerita segala hal tentangmu” dengan
diselingi tawa , cakra akhirnya mendapat pelototan lagi dari septian. “hanya
sebagai pembalasan sobat” tambah cakra.
Septian menghela
nafas , Ia hanya mengangguk pasrah , ternyata peribahasa itu masih tetap
berlaku dimana saja , sepandai-pandainya Ia menyembunyikan sesuatu dari cakra ,
cakra pasti akan menemukannya juga.
“Cakra” panggil Septian kepada cakra yang
masih terpaku menatap minumannya sambil menjawab “Hm” . “Pulang sekolah , aku
ingin jalan jalan sebentar mencari angin , aku tahu , kau sangat ahli dalam
memilih tempat , jadi , temani aku mengambil mobilku dirumah nanti , aku bosan
tiap hari menaiki CBRku , aku butuh merenovasinya juga ke bengkel” katanya yang
dijawab anggukan oleh cakra. Cakra orang yang sangat diandalkan jika kita
sedang bosan , Septian juga tidak tahu darimana cakra mendapatkan tempat-tempat
indah itu. Banyak orang mengatakan Cakra orang yang romantis , dan jika Ia
sudah jatuh cinta pada satu orang , ia tidak akan pernah melepaskannya , Ya,
seperti mantan kekasihnya kemarin , Yuni , Ia sangat terpukul saat itu.
J J J J
Septian
menunggu laki laki itu muncul dari kelasnya, namun laki laki itu sama sekali
tidak terlihat . sekarang , mobil ferrari putih miliknya yang berplat BK9923X
terpakir dihalaman sekolahnya. Dari kejauhan seorang perempuan yang tidak asing
menatapnya , Angel, orang yang disukainya . Angel mendatanginya , tidak seperti
biasanya saat mereka bertemu , saat itu Angel sangat senang sekali , jangan
jangan cakra kemarin menembak angel ,, ahh tidak , tidak mungkin , tidak akan
dibiarkannya itu terjadi pikir septian.
“Septian
ya?” tanya Angel sambil menunjuk wajahnya . “I..iya..” jawab septian terbata
bata. Angel menatap mobil septian lekat-lekat , Ia seperti mengenal mobil itu ,
tapi dimana? Kata angel bertanya tanya dalam hati.
“Kau
melihat apa?” tanya septian membuat Angel mengalihkan perhatiannya kepada
septian. “aku seperti mengenal mobil itu , kau kenal pemilik mobil itu?” tanya
Angel yang sontak membuat septian kaget . “I..itu…” . “Septian , kamu kenapa
disitu?, ayo , ini sudah jam berapa” potongh Cakra yang langsung membuat
septian lega. Ia tahu, cakra melakukan ini bukan karna sengaja menolongnya ,
tapi sengaja , agar septian tidak berbicara dengan Angel , Cakra cemburu.
“Aku
harus pergi” kata Septian yang dijawab Angel dengan tatapan bingung. Saat Ia
sudah pergi , terdengar suara Tania yang membuat Angel menoleh bingung.
JJJJ
Ia
ingin sekali mengejar laki laki itu , tapi seseorang menarik dan membalik
bahunya. “Sedang apa kau disini? Oh, jangan jangan kau suka sama septian ,
begitu?” . Ia kaget , perempuan berambut ikal ini tiba-tiba datang begitu saja
, perempuan itu sendirian , tidak bersama putri. “Kau tidak boleh menyukai
septian maupun cakra , karna septian hanya milikku dan cakra hanya untuk Yolanda”
kata kata Tania membuat Ia terkejut , jadi , sudah berapa banyak orang yang
menyukai ketua kelas ini?. “aku tidak menyukai siapapun , tania , tenang saja ,
Itu tidak akan pernah terjadi”, Ia tidak sadar, ia sudah berani melawan mereka , Ini semua karna
surat itu , surat penyemangatnya , SC? Siapa kau?.
JJJJJ
Septian melihat
pemandangan yang ditunjukkan cakra saat mereka sudah sampai disuatu tempat .
“Kemarin kau mengajakku ke tempat air mancur saat aku melihat muthia dengan
pacar barunya, sekarang , kau mengajakku ke pantai, kau memang temanku yang
benar benar teman cakra” kata Septian sambil menepuk nepuk pundak cakra dan
melihat kembali apa yang ada didepan matanya sebuah pantai yang sangat indah
jika dilihat dari sore hari , cakra memang sengaja mengajakku keisni sore-sore
agar aku dapat melihat betapa indahnya pantai itu.
“Aku tahu sep, kau
punya banyak masalah , berteriaklah sekencang kencangnya , agar ombak mendengar
permintaanmu” kata Cakra yang dijawab anggukan oleh septian. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”
pekik septian dengan sangat kencang. Lalu nafasnya diaturnya kembali.
“Belikan aku eskrim
cak?”, “sep, aku belum berteriak , kenapa kau menyuruhku?”. “Aku juga belum
puas berteriak cakra” kata septian yang dijwab desahan kecil oleh cakra. Cakra
berjalan malas menuju tempat eskrim dan membelinya.
“ESKRIM DUA RASA
COKLAT” mereka membeli bersamaan hingga membuat cakra menatap wanita yang
memesan dan sama dengannya tadi. “Loh? Muthia? Sedang apa kau disini? Lalu,
kenapa kau memesan eskrimnya dua? , oh , aku tahu, satu untuk pacar barumu”
erang cakra malas menatap wajah muthia yang tertunduk lesu sambil duduk
disamping gerobak eskrim. “Cakra, maafkan aku, aku tahu, kau sangat mendukungku
dengan septian , bahkan saat aku salah kau tetap membelaku , walau sebenarnya
aku tidak pernah melihat secara langsung” kata Muthia yang dijawab tatapan
sedih oleh cakra.
“Jadi benar itu
pacarmu?” tanya cakra yang dijawab gelengan oleh Muthia. “Itu, hanya temanku
cak , waktu itu , aku sedih sekali , jadi aku pergi kesana untuk menenangkan
hati , lalu aku bertemu teman ku itu , Ia menawarkanku suatu tempat yang
katanya indah sekali , lalu , ia mengajakku keair mancur itu, dan kalian
melihatku, cak, kau percaya padaku kan?” jelas muthia yang diselingi tanya
diakhir kalimatnya . “Aku percaya padamu muthia , tapi aku bukan septian” kata
cakra yang membuat muthia kembali tertunduk sedih . “Mbak, mas, eskrimnya sudah
jadi , ini” Cakra mengambil eskrimnya dan membayarnya begitu juga muthia. “Ini
untuk temanku itu , bukan pacarku cak” kata Muthia sambil melahap satu
eskrimnya.
“Cakra?, kenapa kau
lama seka…..” kata kata septian terpotong saat melihat muthia berada disamping
cakra , cakra kaget begitu juga dengan muthia. "Mana eskrim ku?” cakra
mengulurkan eskrim septian yang diterima langsung oleh septian saat itu. Ia
melanjutkan “Cak, ayo kita pulang saja , aku sudah puas berjalan jalan disini”
kata Septian datar tanpa menyembunyikan rasa kesalnya.
“Aku pergi dulu ,
bye” kata Muthia sambil berlalu pergi. Septian menatap muthia, Muthia seperti
menangis lagi , tapi , Ia tidak peduli , Ia sudah disakiti , sangat. “Wanita
itu lagi , kenapa ia selalu muncul ? Ia sudah mempermainkanku cak , kau masih
saja membanggakan dia” kata septian jengkel saat itu. “Maafkan aku” kata cakra
datar. Septian menarik lengan cakra dan menyuruhnya masuk kedalam mobil.
Septian memutar kunci dan mengemudi mobil itu.
J J J J
Sebagai ketua kelas , Ia selalu pulang
terakhir , seusai rapat diruang guru , Ia langsung kembali ke kelas, dan
membersihkan laci seperti biasanya , mungkin , hanya sebagian kecil yang sadar
bahwa laci harus dibersihkan , piket dikelas tidak akan berlaku jika guru tidak
menyuruh mereka. “Huuh” desahnya saat melihat kelas yang sangat berantakan ,
sebagian bangku sudah berada diposisi yang salah , Ini semua pasti perilaku
dari kelompok mereka , Ya, kelompok Abed dan teman-temannya.
2
menit kemudian , bangku dan mejanya sudah tersusun rapi , hanya sebagian laci
disebelah kanan yang belum diperiksanya , meja pertama , kedua , ketika ,
keempat dan terakhir paling sudut , tepatnya dimeja Angel.
Perlahan ia memasukkan tangan kanannya
kedalam laci , ia menarik beberapa kertas yang sebagian sudah diremuk dan
sebagian masih , utuh. Keningnya berkerut samar , kertas apa ini? Ia melihat
beberapa kertas itu , 2 diantaranya remuk , 1 utuh dan sisanya sudah robek. Ia
membuka kertas itu , membacanya.
~Mereka selalu saja melihat kesalahanku, kenapa?
L~
#AH#
~Tuhan, apa salahku? Mereka menghinaku lagi,
hanya ada salsa L~
#AH#
~Dear god.. kenapa engkau membuatku begitu
terhina ? , engkau membuat temanku benci kepadaku , membuatku kehilangan
sahabatku, aku tidak dapat hidup seperti ini lagi tuhan, engkau tahu, aku ini
hanya manusia , setiap manusia juga punya hati nurani dan kesabaran, dimana
hati nurani mereka? Aku begitu tersakiti , saat langit maupun bumi bersatu ,
saat romeo dan juliet berpisah , mungkin , saat itulah engkau akan memberikan seseorang
untukku, benarkan?, |Salsa, aku sendiri duduk bersama diam yang menyelimutiku ,
aku sakit , nafasku tersengal saat Putri mengatakan bahwa kau menyukai Septian
dan itulah alasan kenapa kau meninggalkanku , Kita tertawa , menangis bersama ,
terhina bersama-sama , sekarang aku harus menghadapinya sendiri , kau pernah
bilang , kau akan kembali , aku akan tunggu itu . Aku ingin seseorang saat ini
berada disampingku , mendengar keluh kesahku , menjadi sahabat penggantimu dan
menjadi orang yang dapat aku sayangi seperti aku menyayangimu dulu , God, Hear
me, please L~
#AH L
Ia membaca surat itu berulang kali ,
perlahan air matanya menetes, Ia tidak sadar, sepasang mata dari arah barat
melihatnya, tajam. tangan orang tersebut mengepal.menatap Septian kesal yang
masih terpaku ditempatnya. Ia membawa
surat itu , menuliskan selembaran yang dituliskan untuk Angel. Lalu , Ia
selipkan didalam kertas yang masih utuh. Ia berjalan menuju pintu , menutupnya
dan mematikan lampu ruang kelas itu.
JJJJ
Angel berjalan
menuju sekolah , Kepalanya selalu tertunduk menatap jalan , Ia tidak sadar ,
kepalanya menghantam pintu pagar tersebut. “hahahah” terdengar suara tawa
beberapa orang , ya, bukan Cuma satu tawa , pasti banyak , Ia mengusap dahinya
, lalu melihat perempuan yang menertawainya tadi , Putri, Elida , Tania , dan
Yolanda sudah berdiri tepat didepannya sambil berkacak pinggang. Ia tidak
menghiraukan tawa mereka , ia berjalan seperti biasa , ya, seperti saat Ia
terhinna.
“Woy, cewek munafik
, sini kamu?” teriak putri ketika Angel baru melewati gerbang sekolah. Ia
berhenti , mengahadap dan menoleh kearah Putri yang tersenyum sinis menatapnya.
“Mau kemana kamu?
Kekelas lagi? Sudahlah , kenapa kau tidak ikut pindah saja bersama salsa ke
jakarta? Disana kan, banyak orang yang mungkin suka sama kamu” kata kata Putri membuat hatinya sakit , sakit sekali ,
ledekan tawa yang diberikan teman-teman Putri pun membuat sesuatu , apa saja ,
yang ingin dilemparnya kearah mereka. Ia begitu tersiksa , perlahan , Ia
melangkahkan kakinya menuju kelas ,
tanpa menghiraukan putri.
Sesampainya dikelas
, ia laangsung meletakkan tasnya dibangkunya , Saat pulpennya terjatuh , ia
sekilas melihat lacinya sedikit bersih , Ia baru ingat saat Ia sedih , ia
selalu menuliskan sesuatu dilembaran kertas , pasti seseorang telah membacanya.
Ia terkejut . ia menarik kertas yang sudah robek , remuk dan yang masih utuh
keatas meja. Ia melihat kertas lain terselip dilembarannya yang masih utuh. Ia
penasaran , lalu membuka kertas itu dan Ia membacanya.
~/Angel, malaikat penenang hati , bagaimana
kau bisa menjadi malaikat kepada semua orang , jika kau terus sedih begini ,
sayapmu juga akan perlahan patah jika kau tetap bersedih , ayo tersenyum ,
tersenyumlah J
, smile for me J
, kau sebenarnya wanita yang tegar, jika aku menjadi dirimu , aku akan tetap
bersabar untuk mendapatkan orang yang kita cari , masih banyak diluar kelasmu
yang ingin berteman denganmu , lalu, kenapa kau tidak mencarinya , Aku, orang
yang akan selalu mendukungmu J , keep smile J Angel,
malaikatku…../~
#SC#
Ia tersenyum membaca
surat itu , ia akhirnya bisa tegar , dan sudah tidak mengingat omongan putri
tadi , siapa ini? Siapa SC? Ia hanya tau satu hal dari salsa, kertasmu itu akan
ada orang yang tahu jika kau tidak menyimpannya. Ia tidak tahu siapa, yang
penting orang itu telah membuat hatinya cerah kembali , Ia mengambil kertas itu
dan memasukkannya ke tas, bukan ke laci lagi.
JJJJ
“Kemana kau semalam
, dicari tidak ketemu” kata septian kepada Cakra saat mereka berada di kantin.
“Oh itu , aku disuruh mewawancarai guru” kata Cakra datar tapi terlihat ,
kesal.
“Sudahlah cak, kau
tidak usah berbohong , maksudmu, gurumu itu Angel?, oh iya , kemarin , kau
bilang kau tidak kenal dengan wanita itu , sekarang , kenapa kau sudah mengenalnya?”
tanyanya pada cakra yang mungkin terlihat sewot ditelinga cakra.
“Aku baru kenalan
dengan dia , kemarin , kau sendiri , katanya tidak ingin jatuh cinta atau suka
lagi dengan muthia , kenapa kemarin aku melihat kalian saling merangkul satu
sama lain?” tanya Cakra balik yang melebihi sewotnya septian kepada cakra tadi.
“Baik, biar aku jelaskan, kemarin , aku tidak sengaja menabraknya dan dia
terjatuh di….., ya, begitulah , ketidaksengajaan, sekarang sudah jelas?, lalu ,
bagaimana dengan kau?” tatapan cakra yang tadinya sewot sekarang sudah
senyum-senyum sendiri. Septian melototinya. “Oke, baik , jadi , semalam aku
ingin mengatakan pada Angel , kalau aku temannya septian, hanya itu , sekalian
membantuku memilih buku diperpustakaan, dan satu yang kau sembunyikan dariku
sobat, Angel itu teman sekelasmu kan? Dan salsa itu temannya.” Jelas Cakra
dengan raut wajah yang tidak menentu. Ia menyesap minumannya dan melanjutkan
“kau tahu sep, Angel tertawa saat aku bercerita segala hal tentangmu” dengan
diselingi tawa , cakra akhirnya mendapat pelototan lagi dari septian. “hanya
sebagai pembalasan sobat” tambah cakra.
Septian menghela
nafas , Ia hanya mengangguk pasrah , ternyata peribahasa itu masih tetap
berlaku dimana saja , sepandai-pandainya Ia menyembunyikan sesuatu dari cakra ,
cakra pasti akan menemukannya juga.
“Cakra” panggil Septian kepada cakra yang
masih terpaku menatap minumannya sambil menjawab “Hm” . “Pulang sekolah , aku
ingin jalan jalan sebentar mencari angin , aku tahu , kau sangat ahli dalam
memilih tempat , jadi , temani aku mengambil mobilku dirumah nanti , aku bosan
tiap hari menaiki CBRku , aku butuh merenovasinya juga ke bengkel” katanya yang
dijawab anggukan oleh cakra. Cakra orang yang sangat diandalkan jika kita
sedang bosan , Septian juga tidak tahu darimana cakra mendapatkan tempat-tempat
indah itu. Banyak orang mengatakan Cakra orang yang romantis , dan jika Ia
sudah jatuh cinta pada satu orang , ia tidak akan pernah melepaskannya , Ya,
seperti mantan kekasihnya kemarin , Yuni , Ia sangat terpukul saat itu.
J J J J
Septian
menunggu laki laki itu muncul dari kelasnya, namun laki laki itu sama sekali
tidak terlihat . sekarang , mobil ferrari putih miliknya yang berplat BK9923X
terpakir dihalaman sekolahnya. Dari kejauhan seorang perempuan yang tidak asing
menatapnya , Angel, orang yang disukainya . Angel mendatanginya , tidak seperti
biasanya saat mereka bertemu , saat itu Angel sangat senang sekali , jangan
jangan cakra kemarin menembak angel ,, ahh tidak , tidak mungkin , tidak akan
dibiarkannya itu terjadi pikir septian.
“Septian
ya?” tanya Angel sambil menunjuk wajahnya . “I..iya..” jawab septian terbata
bata. Angel menatap mobil septian lekat-lekat , Ia seperti mengenal mobil itu ,
tapi dimana? Kata angel bertanya tanya dalam hati.
“Kau
melihat apa?” tanya septian membuat Angel mengalihkan perhatiannya kepada
septian. “aku seperti mengenal mobil itu , kau kenal pemilik mobil itu?” tanya
Angel yang sontak membuat septian kaget . “I..itu…” . “Septian , kamu kenapa
disitu?, ayo , ini sudah jam berapa” potongh Cakra yang langsung membuat
septian lega. Ia tahu, cakra melakukan ini bukan karna sengaja menolongnya ,
tapi sengaja , agar septian tidak berbicara dengan Angel , Cakra cemburu.
“Aku
harus pergi” kata Septian yang dijawab Angel dengan tatapan bingung. Saat Ia
sudah pergi , terdengar suara Tania yang membuat Angel menoleh bingung.
JJJJ
Ia
ingin sekali mengejar laki laki itu , tapi seseorang menarik dan membalik
bahunya. “Sedang apa kau disini? Oh, jangan jangan kau suka sama septian ,
begitu?” . Ia kaget , perempuan berambut ikal ini tiba-tiba datang begitu saja
, perempuan itu sendirian , tidak bersama putri. “Kau tidak boleh menyukai
septian maupun cakra , karna septian hanya milikku dan cakra hanya untuk Yolanda”
kata kata Tania membuat Ia terkejut , jadi , sudah berapa banyak orang yang
menyukai ketua kelas ini?. “aku tidak menyukai siapapun , tania , tenang saja ,
Itu tidak akan pernah terjadi”, Ia tidak sadar, ia sudah berani melawan mereka , Ini semua karna
surat itu , surat penyemangatnya , SC? Siapa kau?.
JJJJJ
Septian melihat
pemandangan yang ditunjukkan cakra saat mereka sudah sampai disuatu tempat .
“Kemarin kau mengajakku ke tempat air mancur saat aku melihat muthia dengan
pacar barunya, sekarang , kau mengajakku ke pantai, kau memang temanku yang
benar benar teman cakra” kata Septian sambil menepuk nepuk pundak cakra dan
melihat kembali apa yang ada didepan matanya sebuah pantai yang sangat indah
jika dilihat dari sore hari , cakra memang sengaja mengajakku keisni sore-sore
agar aku dapat melihat betapa indahnya pantai itu.
“Aku tahu sep, kau
punya banyak masalah , berteriaklah sekencang kencangnya , agar ombak mendengar
permintaanmu” kata Cakra yang dijawab anggukan oleh septian. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”
pekik septian dengan sangat kencang. Lalu nafasnya diaturnya kembali.
“Belikan aku eskrim
cak?”, “sep, aku belum berteriak , kenapa kau menyuruhku?”. “Aku juga belum
puas berteriak cakra” kata septian yang dijwab desahan kecil oleh cakra. Cakra
berjalan malas menuju tempat eskrim dan membelinya.
“ESKRIM DUA RASA
COKLAT” mereka membeli bersamaan hingga membuat cakra menatap wanita yang
memesan dan sama dengannya tadi. “Loh? Muthia? Sedang apa kau disini? Lalu,
kenapa kau memesan eskrimnya dua? , oh , aku tahu, satu untuk pacar barumu”
erang cakra malas menatap wajah muthia yang tertunduk lesu sambil duduk
disamping gerobak eskrim. “Cakra, maafkan aku, aku tahu, kau sangat mendukungku
dengan septian , bahkan saat aku salah kau tetap membelaku , walau sebenarnya
aku tidak pernah melihat secara langsung” kata Muthia yang dijawab tatapan
sedih oleh cakra.
“Jadi benar itu
pacarmu?” tanya cakra yang dijawab gelengan oleh Muthia. “Itu, hanya temanku
cak , waktu itu , aku sedih sekali , jadi aku pergi kesana untuk menenangkan
hati , lalu aku bertemu teman ku itu , Ia menawarkanku suatu tempat yang
katanya indah sekali , lalu , ia mengajakku keair mancur itu, dan kalian
melihatku, cak, kau percaya padaku kan?” jelas muthia yang diselingi tanya
diakhir kalimatnya . “Aku percaya padamu muthia , tapi aku bukan septian” kata
cakra yang membuat muthia kembali tertunduk sedih . “Mbak, mas, eskrimnya sudah
jadi , ini” Cakra mengambil eskrimnya dan membayarnya begitu juga muthia. “Ini
untuk temanku itu , bukan pacarku cak” kata Muthia sambil melahap satu
eskrimnya.
“Cakra?, kenapa kau
lama seka…..” kata kata septian terpotong saat melihat muthia berada disamping
cakra , cakra kaget begitu juga dengan muthia. "Mana eskrim ku?” cakra
mengulurkan eskrim septian yang diterima langsung oleh septian saat itu. Ia
melanjutkan “Cak, ayo kita pulang saja , aku sudah puas berjalan jalan disini”
kata Septian datar tanpa menyembunyikan rasa kesalnya.
“Aku pergi dulu ,
bye” kata Muthia sambil berlalu pergi. Septian menatap muthia, Muthia seperti
menangis lagi , tapi , Ia tidak peduli , Ia sudah disakiti , sangat. “Wanita
itu lagi , kenapa ia selalu muncul ? Ia sudah mempermainkanku cak , kau masih
saja membanggakan dia” kata septian jengkel saat itu. “Maafkan aku” kata cakra
datar. Septian menarik lengan cakra dan menyuruhnya masuk kedalam mobil.
Septian memutar kunci dan mengemudi mobil itu.
J J J J
Sebagai ketua kelas , Ia selalu pulang
terakhir , seusai rapat diruang guru , Ia langsung kembali ke kelas, dan
membersihkan laci seperti biasanya , mungkin , hanya sebagian kecil yang sadar
bahwa laci harus dibersihkan , piket dikelas tidak akan berlaku jika guru tidak
menyuruh mereka. “Huuh” desahnya saat melihat kelas yang sangat berantakan ,
sebagian bangku sudah berada diposisi yang salah , Ini semua pasti perilaku
dari kelompok mereka , Ya, kelompok Abed dan teman-temannya.
2
menit kemudian , bangku dan mejanya sudah tersusun rapi , hanya sebagian laci
disebelah kanan yang belum diperiksanya , meja pertama , kedua , ketika ,
keempat dan terakhir paling sudut , tepatnya dimeja Angel.
Perlahan ia memasukkan tangan kanannya
kedalam laci , ia menarik beberapa kertas yang sebagian sudah diremuk dan
sebagian masih , utuh. Keningnya berkerut samar , kertas apa ini? Ia melihat
beberapa kertas itu , 2 diantaranya remuk , 1 utuh dan sisanya sudah robek. Ia
membuka kertas itu , membacanya.
~Mereka selalu saja melihat kesalahanku, kenapa?
L~
#AH#
~Tuhan, apa salahku? Mereka menghinaku lagi,
hanya ada salsa L~
#AH#
~Dear god.. kenapa engkau membuatku begitu
terhina ? , engkau membuat temanku benci kepadaku , membuatku kehilangan
sahabatku, aku tidak dapat hidup seperti ini lagi tuhan, engkau tahu, aku ini
hanya manusia , setiap manusia juga punya hati nurani dan kesabaran, dimana
hati nurani mereka? Aku begitu tersakiti , saat langit maupun bumi bersatu ,
saat romeo dan juliet berpisah , mungkin , saat itulah engkau akan memberikan seseorang
untukku, benarkan?, |Salsa, aku sendiri duduk bersama diam yang menyelimutiku ,
aku sakit , nafasku tersengal saat Putri mengatakan bahwa kau menyukai Septian
dan itulah alasan kenapa kau meninggalkanku , Kita tertawa , menangis bersama ,
terhina bersama-sama , sekarang aku harus menghadapinya sendiri , kau pernah
bilang , kau akan kembali , aku akan tunggu itu . Aku ingin seseorang saat ini
berada disampingku , mendengar keluh kesahku , menjadi sahabat penggantimu dan
menjadi orang yang dapat aku sayangi seperti aku menyayangimu dulu , God, Hear
me, please L~
#AH L
Ia membaca surat itu berulang kali ,
perlahan air matanya menetes, Ia tidak sadar, sepasang mata dari arah barat
melihatnya, tajam. tangan orang tersebut mengepal.menatap Septian kesal yang
masih terpaku ditempatnya. Ia membawa
surat itu , menuliskan selembaran yang dituliskan untuk Angel. Lalu , Ia
selipkan didalam kertas yang masih utuh. Ia berjalan menuju pintu , menutupnya
dan mematikan lampu ruang kelas itu.
JJJJ
Angel berjalan
menuju sekolah , Kepalanya selalu tertunduk menatap jalan , Ia tidak sadar ,
kepalanya menghantam pintu pagar tersebut. “hahahah” terdengar suara tawa
beberapa orang , ya, bukan Cuma satu tawa , pasti banyak , Ia mengusap dahinya
, lalu melihat perempuan yang menertawainya tadi , Putri, Elida , Tania , dan
Yolanda sudah berdiri tepat didepannya sambil berkacak pinggang. Ia tidak
menghiraukan tawa mereka , ia berjalan seperti biasa , ya, seperti saat Ia
terhinna.
“Woy, cewek munafik
, sini kamu?” teriak putri ketika Angel baru melewati gerbang sekolah. Ia
berhenti , mengahadap dan menoleh kearah Putri yang tersenyum sinis menatapnya.
“Mau kemana kamu?
Kekelas lagi? Sudahlah , kenapa kau tidak ikut pindah saja bersama salsa ke
jakarta? Disana kan, banyak orang yang mungkin suka sama kamu” kata kata Putri membuat hatinya sakit , sakit sekali ,
ledekan tawa yang diberikan teman-teman Putri pun membuat sesuatu , apa saja ,
yang ingin dilemparnya kearah mereka. Ia begitu tersiksa , perlahan , Ia
melangkahkan kakinya menuju kelas ,
tanpa menghiraukan putri.
Sesampainya dikelas
, ia laangsung meletakkan tasnya dibangkunya , Saat pulpennya terjatuh , ia
sekilas melihat lacinya sedikit bersih , Ia baru ingat saat Ia sedih , ia
selalu menuliskan sesuatu dilembaran kertas , pasti seseorang telah membacanya.
Ia terkejut . ia menarik kertas yang sudah robek , remuk dan yang masih utuh
keatas meja. Ia melihat kertas lain terselip dilembarannya yang masih utuh. Ia
penasaran , lalu membuka kertas itu dan Ia membacanya.
~/Angel, malaikat penenang hati , bagaimana
kau bisa menjadi malaikat kepada semua orang , jika kau terus sedih begini ,
sayapmu juga akan perlahan patah jika kau tetap bersedih , ayo tersenyum ,
tersenyumlah J
, smile for me J
, kau sebenarnya wanita yang tegar, jika aku menjadi dirimu , aku akan tetap
bersabar untuk mendapatkan orang yang kita cari , masih banyak diluar kelasmu
yang ingin berteman denganmu , lalu, kenapa kau tidak mencarinya , Aku, orang
yang akan selalu mendukungmu J , keep smile J Angel,
malaikatku…../~
#SC#
Ia tersenyum membaca
surat itu , ia akhirnya bisa tegar , dan sudah tidak mengingat omongan putri
tadi , siapa ini? Siapa SC? Ia hanya tau satu hal dari salsa, kertasmu itu akan
ada orang yang tahu jika kau tidak menyimpannya. Ia tidak tahu siapa, yang
penting orang itu telah membuat hatinya cerah kembali , Ia mengambil kertas itu
dan memasukkannya ke tas, bukan ke laci lagi.
JJJJ
“Kemana kau semalam
, dicari tidak ketemu” kata septian kepada Cakra saat mereka berada di kantin.
“Oh itu , aku disuruh mewawancarai guru” kata Cakra datar tapi terlihat ,
kesal.
“Sudahlah cak, kau
tidak usah berbohong , maksudmu, gurumu itu Angel?, oh iya , kemarin , kau
bilang kau tidak kenal dengan wanita itu , sekarang , kenapa kau sudah mengenalnya?”
tanyanya pada cakra yang mungkin terlihat sewot ditelinga cakra.
“Aku baru kenalan
dengan dia , kemarin , kau sendiri , katanya tidak ingin jatuh cinta atau suka
lagi dengan muthia , kenapa kemarin aku melihat kalian saling merangkul satu
sama lain?” tanya Cakra balik yang melebihi sewotnya septian kepada cakra tadi.
“Baik, biar aku jelaskan, kemarin , aku tidak sengaja menabraknya dan dia
terjatuh di….., ya, begitulah , ketidaksengajaan, sekarang sudah jelas?, lalu ,
bagaimana dengan kau?” tatapan cakra yang tadinya sewot sekarang sudah
senyum-senyum sendiri. Septian melototinya. “Oke, baik , jadi , semalam aku
ingin mengatakan pada Angel , kalau aku temannya septian, hanya itu , sekalian
membantuku memilih buku diperpustakaan, dan satu yang kau sembunyikan dariku
sobat, Angel itu teman sekelasmu kan? Dan salsa itu temannya.” Jelas Cakra
dengan raut wajah yang tidak menentu. Ia menyesap minumannya dan melanjutkan
“kau tahu sep, Angel tertawa saat aku bercerita segala hal tentangmu” dengan
diselingi tawa , cakra akhirnya mendapat pelototan lagi dari septian. “hanya
sebagai pembalasan sobat” tambah cakra.
Septian menghela
nafas , Ia hanya mengangguk pasrah , ternyata peribahasa itu masih tetap
berlaku dimana saja , sepandai-pandainya Ia menyembunyikan sesuatu dari cakra ,
cakra pasti akan menemukannya juga.
“Cakra” panggil Septian kepada cakra yang
masih terpaku menatap minumannya sambil menjawab “Hm” . “Pulang sekolah , aku
ingin jalan jalan sebentar mencari angin , aku tahu , kau sangat ahli dalam
memilih tempat , jadi , temani aku mengambil mobilku dirumah nanti , aku bosan
tiap hari menaiki CBRku , aku butuh merenovasinya juga ke bengkel” katanya yang
dijawab anggukan oleh cakra. Cakra orang yang sangat diandalkan jika kita
sedang bosan , Septian juga tidak tahu darimana cakra mendapatkan tempat-tempat
indah itu. Banyak orang mengatakan Cakra orang yang romantis , dan jika Ia
sudah jatuh cinta pada satu orang , ia tidak akan pernah melepaskannya , Ya,
seperti mantan kekasihnya kemarin , Yuni , Ia sangat terpukul saat itu.
J J J J
Septian
menunggu laki laki itu muncul dari kelasnya, namun laki laki itu sama sekali
tidak terlihat . sekarang , mobil ferrari putih miliknya yang berplat BK9923X
terpakir dihalaman sekolahnya. Dari kejauhan seorang perempuan yang tidak asing
menatapnya , Angel, orang yang disukainya . Angel mendatanginya , tidak seperti
biasanya saat mereka bertemu , saat itu Angel sangat senang sekali , jangan
jangan cakra kemarin menembak angel ,, ahh tidak , tidak mungkin , tidak akan
dibiarkannya itu terjadi pikir septian.
“Septian
ya?” tanya Angel sambil menunjuk wajahnya . “I..iya..” jawab septian terbata
bata. Angel menatap mobil septian lekat-lekat , Ia seperti mengenal mobil itu ,
tapi dimana? Kata angel bertanya tanya dalam hati.
“Kau
melihat apa?” tanya septian membuat Angel mengalihkan perhatiannya kepada
septian. “aku seperti mengenal mobil itu , kau kenal pemilik mobil itu?” tanya
Angel yang sontak membuat septian kaget . “I..itu…” . “Septian , kamu kenapa
disitu?, ayo , ini sudah jam berapa” potongh Cakra yang langsung membuat
septian lega. Ia tahu, cakra melakukan ini bukan karna sengaja menolongnya ,
tapi sengaja , agar septian tidak berbicara dengan Angel , Cakra cemburu.
“Aku
harus pergi” kata Septian yang dijawab Angel dengan tatapan bingung. Saat Ia
sudah pergi , terdengar suara Tania yang membuat Angel menoleh bingung.
JJJJ
Ia
ingin sekali mengejar laki laki itu , tapi seseorang menarik dan membalik
bahunya. “Sedang apa kau disini? Oh, jangan jangan kau suka sama septian ,
begitu?” . Ia kaget , perempuan berambut ikal ini tiba-tiba datang begitu saja
, perempuan itu sendirian , tidak bersama putri. “Kau tidak boleh menyukai
septian maupun cakra , karna septian hanya milikku dan cakra hanya untuk Yolanda”
kata kata Tania membuat Ia terkejut , jadi , sudah berapa banyak orang yang
menyukai ketua kelas ini?. “aku tidak menyukai siapapun , tania , tenang saja ,
Itu tidak akan pernah terjadi”, Ia tidak sadar, ia sudah berani melawan mereka , Ini semua karna
surat itu , surat penyemangatnya , SC? Siapa kau?.
JJJJJ
Septian melihat
pemandangan yang ditunjukkan cakra saat mereka sudah sampai disuatu tempat .
“Kemarin kau mengajakku ke tempat air mancur saat aku melihat muthia dengan
pacar barunya, sekarang , kau mengajakku ke pantai, kau memang temanku yang
benar benar teman cakra” kata Septian sambil menepuk nepuk pundak cakra dan
melihat kembali apa yang ada didepan matanya sebuah pantai yang sangat indah
jika dilihat dari sore hari , cakra memang sengaja mengajakku keisni sore-sore
agar aku dapat melihat betapa indahnya pantai itu.
“Aku tahu sep, kau
punya banyak masalah , berteriaklah sekencang kencangnya , agar ombak mendengar
permintaanmu” kata Cakra yang dijawab anggukan oleh septian. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”
pekik septian dengan sangat kencang. Lalu nafasnya diaturnya kembali.
“Belikan aku eskrim
cak?”, “sep, aku belum berteriak , kenapa kau menyuruhku?”. “Aku juga belum
puas berteriak cakra” kata septian yang dijwab desahan kecil oleh cakra. Cakra
berjalan malas menuju tempat eskrim dan membelinya.
“ESKRIM DUA RASA
COKLAT” mereka membeli bersamaan hingga membuat cakra menatap wanita yang
memesan dan sama dengannya tadi. “Loh? Muthia? Sedang apa kau disini? Lalu,
kenapa kau memesan eskrimnya dua? , oh , aku tahu, satu untuk pacar barumu”
erang cakra malas menatap wajah muthia yang tertunduk lesu sambil duduk
disamping gerobak eskrim. “Cakra, maafkan aku, aku tahu, kau sangat mendukungku
dengan septian , bahkan saat aku salah kau tetap membelaku , walau sebenarnya
aku tidak pernah melihat secara langsung” kata Muthia yang dijawab tatapan
sedih oleh cakra.
“Jadi benar itu
pacarmu?” tanya cakra yang dijawab gelengan oleh Muthia. “Itu, hanya temanku
cak , waktu itu , aku sedih sekali , jadi aku pergi kesana untuk menenangkan
hati , lalu aku bertemu teman ku itu , Ia menawarkanku suatu tempat yang
katanya indah sekali , lalu , ia mengajakku keair mancur itu, dan kalian
melihatku, cak, kau percaya padaku kan?” jelas muthia yang diselingi tanya
diakhir kalimatnya . “Aku percaya padamu muthia , tapi aku bukan septian” kata
cakra yang membuat muthia kembali tertunduk sedih . “Mbak, mas, eskrimnya sudah
jadi , ini” Cakra mengambil eskrimnya dan membayarnya begitu juga muthia. “Ini
untuk temanku itu , bukan pacarku cak” kata Muthia sambil melahap satu
eskrimnya.
“Cakra?, kenapa kau
lama seka…..” kata kata septian terpotong saat melihat muthia berada disamping
cakra , cakra kaget begitu juga dengan muthia. "Mana eskrim ku?” cakra
mengulurkan eskrim septian yang diterima langsung oleh septian saat itu. Ia
melanjutkan “Cak, ayo kita pulang saja , aku sudah puas berjalan jalan disini”
kata Septian datar tanpa menyembunyikan rasa kesalnya.
“Aku pergi dulu ,
bye” kata Muthia sambil berlalu pergi. Septian menatap muthia, Muthia seperti
menangis lagi , tapi , Ia tidak peduli , Ia sudah disakiti , sangat. “Wanita
itu lagi , kenapa ia selalu muncul ? Ia sudah mempermainkanku cak , kau masih
saja membanggakan dia” kata septian jengkel saat itu. “Maafkan aku” kata cakra
datar. Septian menarik lengan cakra dan menyuruhnya masuk kedalam mobil.
Septian memutar kunci dan mengemudi mobil itu.
J J J J
Sebagai ketua kelas , Ia selalu pulang
terakhir , seusai rapat diruang guru , Ia langsung kembali ke kelas, dan
membersihkan laci seperti biasanya , mungkin , hanya sebagian kecil yang sadar
bahwa laci harus dibersihkan , piket dikelas tidak akan berlaku jika guru tidak
menyuruh mereka. “Huuh” desahnya saat melihat kelas yang sangat berantakan ,
sebagian bangku sudah berada diposisi yang salah , Ini semua pasti perilaku
dari kelompok mereka , Ya, kelompok Abed dan teman-temannya.
2
menit kemudian , bangku dan mejanya sudah tersusun rapi , hanya sebagian laci
disebelah kanan yang belum diperiksanya , meja pertama , kedua , ketika ,
keempat dan terakhir paling sudut , tepatnya dimeja Angel.
Perlahan ia memasukkan tangan kanannya
kedalam laci , ia menarik beberapa kertas yang sebagian sudah diremuk dan
sebagian masih , utuh. Keningnya berkerut samar , kertas apa ini? Ia melihat
beberapa kertas itu , 2 diantaranya remuk , 1 utuh dan sisanya sudah robek. Ia
membuka kertas itu , membacanya.
~Mereka selalu saja melihat kesalahanku, kenapa?
L~
#AH#
~Tuhan, apa salahku? Mereka menghinaku lagi,
hanya ada salsa L~
#AH#
~Dear god.. kenapa engkau membuatku begitu
terhina ? , engkau membuat temanku benci kepadaku , membuatku kehilangan
sahabatku, aku tidak dapat hidup seperti ini lagi tuhan, engkau tahu, aku ini
hanya manusia , setiap manusia juga punya hati nurani dan kesabaran, dimana
hati nurani mereka? Aku begitu tersakiti , saat langit maupun bumi bersatu ,
saat romeo dan juliet berpisah , mungkin , saat itulah engkau akan memberikan seseorang
untukku, benarkan?, |Salsa, aku sendiri duduk bersama diam yang menyelimutiku ,
aku sakit , nafasku tersengal saat Putri mengatakan bahwa kau menyukai Septian
dan itulah alasan kenapa kau meninggalkanku , Kita tertawa , menangis bersama ,
terhina bersama-sama , sekarang aku harus menghadapinya sendiri , kau pernah
bilang , kau akan kembali , aku akan tunggu itu . Aku ingin seseorang saat ini
berada disampingku , mendengar keluh kesahku , menjadi sahabat penggantimu dan
menjadi orang yang dapat aku sayangi seperti aku menyayangimu dulu , God, Hear
me, please L~
#AH L
Ia membaca surat itu berulang kali ,
perlahan air matanya menetes, Ia tidak sadar, sepasang mata dari arah barat
melihatnya, tajam. tangan orang tersebut mengepal.menatap Septian kesal yang
masih terpaku ditempatnya. Ia membawa
surat itu , menuliskan selembaran yang dituliskan untuk Angel. Lalu , Ia
selipkan didalam kertas yang masih utuh. Ia berjalan menuju pintu , menutupnya
dan mematikan lampu ruang kelas itu.
JJJJ
Angel berjalan
menuju sekolah , Kepalanya selalu tertunduk menatap jalan , Ia tidak sadar ,
kepalanya menghantam pintu pagar tersebut. “hahahah” terdengar suara tawa
beberapa orang , ya, bukan Cuma satu tawa , pasti banyak , Ia mengusap dahinya
, lalu melihat perempuan yang menertawainya tadi , Putri, Elida , Tania , dan
Yolanda sudah berdiri tepat didepannya sambil berkacak pinggang. Ia tidak
menghiraukan tawa mereka , ia berjalan seperti biasa , ya, seperti saat Ia
terhinna.
“Woy, cewek munafik
, sini kamu?” teriak putri ketika Angel baru melewati gerbang sekolah. Ia
berhenti , mengahadap dan menoleh kearah Putri yang tersenyum sinis menatapnya.
“Mau kemana kamu?
Kekelas lagi? Sudahlah , kenapa kau tidak ikut pindah saja bersama salsa ke
jakarta? Disana kan, banyak orang yang mungkin suka sama kamu” kata kata Putri membuat hatinya sakit , sakit sekali ,
ledekan tawa yang diberikan teman-teman Putri pun membuat sesuatu , apa saja ,
yang ingin dilemparnya kearah mereka. Ia begitu tersiksa , perlahan , Ia
melangkahkan kakinya menuju kelas ,
tanpa menghiraukan putri.
Sesampainya dikelas
, ia laangsung meletakkan tasnya dibangkunya , Saat pulpennya terjatuh , ia
sekilas melihat lacinya sedikit bersih , Ia baru ingat saat Ia sedih , ia
selalu menuliskan sesuatu dilembaran kertas , pasti seseorang telah membacanya.
Ia terkejut . ia menarik kertas yang sudah robek , remuk dan yang masih utuh
keatas meja. Ia melihat kertas lain terselip dilembarannya yang masih utuh. Ia
penasaran , lalu membuka kertas itu dan Ia membacanya.
~/Angel, malaikat penenang hati , bagaimana
kau bisa menjadi malaikat kepada semua orang , jika kau terus sedih begini ,
sayapmu juga akan perlahan patah jika kau tetap bersedih , ayo tersenyum ,
tersenyumlah J
, smile for me J
, kau sebenarnya wanita yang tegar, jika aku menjadi dirimu , aku akan tetap
bersabar untuk mendapatkan orang yang kita cari , masih banyak diluar kelasmu
yang ingin berteman denganmu , lalu, kenapa kau tidak mencarinya , Aku, orang
yang akan selalu mendukungmu J , keep smile J Angel,
malaikatku…../~
#SC#
Ia tersenyum membaca
surat itu , ia akhirnya bisa tegar , dan sudah tidak mengingat omongan putri
tadi , siapa ini? Siapa SC? Ia hanya tau satu hal dari salsa, kertasmu itu akan
ada orang yang tahu jika kau tidak menyimpannya. Ia tidak tahu siapa, yang
penting orang itu telah membuat hatinya cerah kembali , Ia mengambil kertas itu
dan memasukkannya ke tas, bukan ke laci lagi.
JJJJ
“Kemana kau semalam
, dicari tidak ketemu” kata septian kepada Cakra saat mereka berada di kantin.
“Oh itu , aku disuruh mewawancarai guru” kata Cakra datar tapi terlihat ,
kesal.
“Sudahlah cak, kau
tidak usah berbohong , maksudmu, gurumu itu Angel?, oh iya , kemarin , kau
bilang kau tidak kenal dengan wanita itu , sekarang , kenapa kau sudah mengenalnya?”
tanyanya pada cakra yang mungkin terlihat sewot ditelinga cakra.
“Aku baru kenalan
dengan dia , kemarin , kau sendiri , katanya tidak ingin jatuh cinta atau suka
lagi dengan muthia , kenapa kemarin aku melihat kalian saling merangkul satu
sama lain?” tanya Cakra balik yang melebihi sewotnya septian kepada cakra tadi.
“Baik, biar aku jelaskan, kemarin , aku tidak sengaja menabraknya dan dia
terjatuh di….., ya, begitulah , ketidaksengajaan, sekarang sudah jelas?, lalu ,
bagaimana dengan kau?” tatapan cakra yang tadinya sewot sekarang sudah
senyum-senyum sendiri. Septian melototinya. “Oke, baik , jadi , semalam aku
ingin mengatakan pada Angel , kalau aku temannya septian, hanya itu , sekalian
membantuku memilih buku diperpustakaan, dan satu yang kau sembunyikan dariku
sobat, Angel itu teman sekelasmu kan? Dan salsa itu temannya.” Jelas Cakra
dengan raut wajah yang tidak menentu. Ia menyesap minumannya dan melanjutkan
“kau tahu sep, Angel tertawa saat aku bercerita segala hal tentangmu” dengan
diselingi tawa , cakra akhirnya mendapat pelototan lagi dari septian. “hanya
sebagai pembalasan sobat” tambah cakra.
Septian menghela
nafas , Ia hanya mengangguk pasrah , ternyata peribahasa itu masih tetap
berlaku dimana saja , sepandai-pandainya Ia menyembunyikan sesuatu dari cakra ,
cakra pasti akan menemukannya juga.
“Cakra” panggil Septian kepada cakra yang
masih terpaku menatap minumannya sambil menjawab “Hm” . “Pulang sekolah , aku
ingin jalan jalan sebentar mencari angin , aku tahu , kau sangat ahli dalam
memilih tempat , jadi , temani aku mengambil mobilku dirumah nanti , aku bosan
tiap hari menaiki CBRku , aku butuh merenovasinya juga ke bengkel” katanya yang
dijawab anggukan oleh cakra. Cakra orang yang sangat diandalkan jika kita
sedang bosan , Septian juga tidak tahu darimana cakra mendapatkan tempat-tempat
indah itu. Banyak orang mengatakan Cakra orang yang romantis , dan jika Ia
sudah jatuh cinta pada satu orang , ia tidak akan pernah melepaskannya , Ya,
seperti mantan kekasihnya kemarin , Yuni , Ia sangat terpukul saat itu.
J J J J
Septian
menunggu laki laki itu muncul dari kelasnya, namun laki laki itu sama sekali
tidak terlihat . sekarang , mobil ferrari putih miliknya yang berplat BK9923X
terpakir dihalaman sekolahnya. Dari kejauhan seorang perempuan yang tidak asing
menatapnya , Angel, orang yang disukainya . Angel mendatanginya , tidak seperti
biasanya saat mereka bertemu , saat itu Angel sangat senang sekali , jangan
jangan cakra kemarin menembak angel ,, ahh tidak , tidak mungkin , tidak akan
dibiarkannya itu terjadi pikir septian.
“Septian
ya?” tanya Angel sambil menunjuk wajahnya . “I..iya..” jawab septian terbata
bata. Angel menatap mobil septian lekat-lekat , Ia seperti mengenal mobil itu ,
tapi dimana? Kata angel bertanya tanya dalam hati.
“Kau
melihat apa?” tanya septian membuat Angel mengalihkan perhatiannya kepada
septian. “aku seperti mengenal mobil itu , kau kenal pemilik mobil itu?” tanya
Angel yang sontak membuat septian kaget . “I..itu…” . “Septian , kamu kenapa
disitu?, ayo , ini sudah jam berapa” potongh Cakra yang langsung membuat
septian lega. Ia tahu, cakra melakukan ini bukan karna sengaja menolongnya ,
tapi sengaja , agar septian tidak berbicara dengan Angel , Cakra cemburu.
“Aku
harus pergi” kata Septian yang dijawab Angel dengan tatapan bingung. Saat Ia
sudah pergi , terdengar suara Tania yang membuat Angel menoleh bingung.
JJJJ
Ia
ingin sekali mengejar laki laki itu , tapi seseorang menarik dan membalik
bahunya. “Sedang apa kau disini? Oh, jangan jangan kau suka sama septian ,
begitu?” . Ia kaget , perempuan berambut ikal ini tiba-tiba datang begitu saja
, perempuan itu sendirian , tidak bersama putri. “Kau tidak boleh menyukai
septian maupun cakra , karna septian hanya milikku dan cakra hanya untuk Yolanda”
kata kata Tania membuat Ia terkejut , jadi , sudah berapa banyak orang yang
menyukai ketua kelas ini?. “aku tidak menyukai siapapun , tania , tenang saja ,
Itu tidak akan pernah terjadi”, Ia tidak sadar, ia sudah berani melawan mereka , Ini semua karna
surat itu , surat penyemangatnya , SC? Siapa kau?.
JJJJJ
Septian melihat
pemandangan yang ditunjukkan cakra saat mereka sudah sampai disuatu tempat .
“Kemarin kau mengajakku ke tempat air mancur saat aku melihat muthia dengan
pacar barunya, sekarang , kau mengajakku ke pantai, kau memang temanku yang
benar benar teman cakra” kata Septian sambil menepuk nepuk pundak cakra dan
melihat kembali apa yang ada didepan matanya sebuah pantai yang sangat indah
jika dilihat dari sore hari , cakra memang sengaja mengajakku keisni sore-sore
agar aku dapat melihat betapa indahnya pantai itu.
“Aku tahu sep, kau
punya banyak masalah , berteriaklah sekencang kencangnya , agar ombak mendengar
permintaanmu” kata Cakra yang dijawab anggukan oleh septian. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”
pekik septian dengan sangat kencang. Lalu nafasnya diaturnya kembali.
“Belikan aku eskrim
cak?”, “sep, aku belum berteriak , kenapa kau menyuruhku?”. “Aku juga belum
puas berteriak cakra” kata septian yang dijwab desahan kecil oleh cakra. Cakra
berjalan malas menuju tempat eskrim dan membelinya.
“ESKRIM DUA RASA
COKLAT” mereka membeli bersamaan hingga membuat cakra menatap wanita yang
memesan dan sama dengannya tadi. “Loh? Muthia? Sedang apa kau disini? Lalu,
kenapa kau memesan eskrimnya dua? , oh , aku tahu, satu untuk pacar barumu”
erang cakra malas menatap wajah muthia yang tertunduk lesu sambil duduk
disamping gerobak eskrim. “Cakra, maafkan aku, aku tahu, kau sangat mendukungku
dengan septian , bahkan saat aku salah kau tetap membelaku , walau sebenarnya
aku tidak pernah melihat secara langsung” kata Muthia yang dijawab tatapan
sedih oleh cakra.
“Jadi benar itu
pacarmu?” tanya cakra yang dijawab gelengan oleh Muthia. “Itu, hanya temanku
cak , waktu itu , aku sedih sekali , jadi aku pergi kesana untuk menenangkan
hati , lalu aku bertemu teman ku itu , Ia menawarkanku suatu tempat yang
katanya indah sekali , lalu , ia mengajakku keair mancur itu, dan kalian
melihatku, cak, kau percaya padaku kan?” jelas muthia yang diselingi tanya
diakhir kalimatnya . “Aku percaya padamu muthia , tapi aku bukan septian” kata
cakra yang membuat muthia kembali tertunduk sedih . “Mbak, mas, eskrimnya sudah
jadi , ini” Cakra mengambil eskrimnya dan membayarnya begitu juga muthia. “Ini
untuk temanku itu , bukan pacarku cak” kata Muthia sambil melahap satu
eskrimnya.
“Cakra?, kenapa kau
lama seka…..” kata kata septian terpotong saat melihat muthia berada disamping
cakra , cakra kaget begitu juga dengan muthia. "Mana eskrim ku?” cakra
mengulurkan eskrim septian yang diterima langsung oleh septian saat itu. Ia
melanjutkan “Cak, ayo kita pulang saja , aku sudah puas berjalan jalan disini”
kata Septian datar tanpa menyembunyikan rasa kesalnya.
“Aku pergi dulu ,
bye” kata Muthia sambil berlalu pergi. Septian menatap muthia, Muthia seperti
menangis lagi , tapi , Ia tidak peduli , Ia sudah disakiti , sangat. “Wanita
itu lagi , kenapa ia selalu muncul ? Ia sudah mempermainkanku cak , kau masih
saja membanggakan dia” kata septian jengkel saat itu. “Maafkan aku” kata cakra
datar. Septian menarik lengan cakra dan menyuruhnya masuk kedalam mobil.
Septian memutar kunci dan mengemudi mobil itu.
J J J J
To be continue ................
Posting Komentar
Posting Komentar