The next series of "Love Hate"


Sebagai ketua kelas , Ia selalu pulang terakhir , seusai rapat diruang guru , Ia langsung kembali ke kelas, dan membersihkan laci seperti biasanya , mungkin , hanya sebagian kecil yang sadar bahwa laci harus dibersihkan , piket dikelas tidak akan berlaku jika guru tidak menyuruh mereka. “Huuh” desahnya saat melihat kelas yang sangat berantakan , sebagian bangku sudah berada diposisi yang salah , Ini semua pasti perilaku dari kelompok mereka , Ya, kelompok Abed dan teman-temannya.
      2 menit kemudian , bangku dan mejanya sudah tersusun rapi , hanya sebagian laci disebelah kanan yang belum diperiksanya , meja pertama , kedua , ketika , keempat dan terakhir paling sudut , tepatnya dimeja Angel.
Perlahan ia memasukkan tangan kanannya kedalam laci , ia menarik beberapa kertas yang sebagian sudah diremuk dan sebagian masih , utuh. Keningnya berkerut samar , kertas apa ini? Ia melihat beberapa kertas itu , 2 diantaranya remuk , 1 utuh dan sisanya sudah robek. Ia membuka kertas itu , membacanya.

~Mereka selalu saja melihat kesalahanku, kenapa? L~
#AH#

~Tuhan, apa salahku? Mereka menghinaku lagi, hanya ada salsa L~
#AH#

~Dear god.. kenapa engkau membuatku begitu terhina ? , engkau membuat temanku benci kepadaku , membuatku kehilangan sahabatku, aku tidak dapat hidup seperti ini lagi tuhan, engkau tahu, aku ini hanya manusia , setiap manusia juga punya hati nurani dan kesabaran, dimana hati nurani mereka? Aku begitu tersakiti , saat langit maupun bumi bersatu , saat romeo dan juliet berpisah , mungkin , saat itulah engkau akan memberikan seseorang untukku, benarkan?, |Salsa, aku sendiri duduk bersama diam yang menyelimutiku , aku sakit , nafasku tersengal saat Putri mengatakan bahwa kau menyukai Septian dan itulah alasan kenapa kau meninggalkanku , Kita tertawa , menangis bersama , terhina bersama-sama , sekarang aku harus menghadapinya sendiri , kau pernah bilang , kau akan kembali , aku akan tunggu itu . Aku ingin seseorang saat ini berada disampingku , mendengar keluh kesahku , menjadi sahabat penggantimu dan menjadi orang yang dapat aku sayangi seperti aku menyayangimu dulu , God, Hear me, please L~
#AH L

Ia membaca surat itu berulang kali , perlahan air matanya menetes, Ia tidak sadar, sepasang mata dari arah barat melihatnya, tajam. tangan orang tersebut mengepal.menatap Septian kesal yang masih terpaku  ditempatnya. Ia membawa surat itu , menuliskan selembaran yang dituliskan untuk Angel. Lalu , Ia selipkan didalam kertas yang masih utuh. Ia berjalan menuju pintu , menutupnya dan mematikan lampu ruang kelas itu.

                                          JJJJ

Angel berjalan menuju sekolah , Kepalanya selalu tertunduk menatap jalan , Ia tidak sadar , kepalanya menghantam pintu pagar tersebut. “hahahah” terdengar suara tawa beberapa orang , ya, bukan Cuma satu tawa , pasti banyak , Ia mengusap dahinya , lalu melihat perempuan yang menertawainya tadi , Putri, Elida , Tania , dan Yolanda sudah berdiri tepat didepannya sambil berkacak pinggang. Ia tidak menghiraukan tawa mereka , ia berjalan seperti biasa , ya, seperti saat Ia terhinna.      
“Woy, cewek munafik , sini kamu?” teriak putri ketika Angel baru melewati gerbang sekolah. Ia berhenti , mengahadap dan menoleh kearah Putri yang tersenyum sinis menatapnya.
“Mau kemana kamu? Kekelas lagi? Sudahlah , kenapa kau tidak ikut pindah saja bersama salsa ke jakarta? Disana kan, banyak orang yang mungkin suka sama kamu” kata kata  Putri membuat hatinya sakit , sakit sekali , ledekan tawa yang diberikan teman-teman Putri pun membuat sesuatu , apa saja , yang ingin dilemparnya kearah mereka. Ia begitu tersiksa , perlahan , Ia melangkahkan kakinya menuju kelas ,  tanpa menghiraukan putri.
Sesampainya dikelas , ia laangsung meletakkan tasnya dibangkunya , Saat pulpennya terjatuh , ia sekilas melihat lacinya sedikit bersih , Ia baru ingat saat Ia sedih , ia selalu menuliskan sesuatu dilembaran kertas , pasti seseorang telah membacanya. Ia terkejut . ia menarik kertas yang sudah robek , remuk dan yang masih utuh keatas meja. Ia melihat kertas lain terselip dilembarannya yang masih utuh. Ia penasaran , lalu membuka kertas itu dan Ia membacanya.

~/Angel, malaikat penenang hati , bagaimana kau bisa menjadi malaikat kepada semua orang , jika kau terus sedih begini , sayapmu juga akan perlahan patah jika kau tetap bersedih , ayo tersenyum , tersenyumlah J , smile for me J , kau sebenarnya wanita yang tegar, jika aku menjadi dirimu , aku akan tetap bersabar untuk mendapatkan orang yang kita cari , masih banyak diluar kelasmu yang ingin berteman denganmu , lalu, kenapa kau tidak mencarinya , Aku, orang yang akan selalu mendukungmu J , keep smile J Angel, malaikatku…../~
#SC#

Ia tersenyum membaca surat itu , ia akhirnya bisa tegar , dan sudah tidak mengingat omongan putri tadi , siapa ini? Siapa SC? Ia hanya tau satu hal dari salsa, kertasmu itu akan ada orang yang tahu jika kau tidak menyimpannya. Ia tidak tahu siapa, yang penting orang itu telah membuat hatinya cerah kembali , Ia mengambil kertas itu dan memasukkannya ke tas, bukan ke laci lagi.
                                    JJJJ

“Kemana kau semalam , dicari tidak ketemu” kata septian kepada Cakra saat mereka berada di kantin. “Oh itu , aku disuruh mewawancarai guru” kata Cakra datar tapi terlihat , kesal.
“Sudahlah cak, kau tidak usah berbohong , maksudmu, gurumu itu Angel?, oh iya , kemarin , kau bilang kau tidak kenal dengan wanita itu , sekarang , kenapa kau sudah mengenalnya?” tanyanya pada cakra yang mungkin terlihat sewot ditelinga cakra.
“Aku baru kenalan dengan dia , kemarin , kau sendiri , katanya tidak ingin jatuh cinta atau suka lagi dengan muthia , kenapa kemarin aku melihat kalian saling merangkul satu sama lain?” tanya Cakra balik yang melebihi sewotnya septian kepada cakra tadi. “Baik, biar aku jelaskan, kemarin , aku tidak sengaja menabraknya dan dia terjatuh di….., ya, begitulah , ketidaksengajaan, sekarang sudah jelas?, lalu , bagaimana dengan kau?” tatapan cakra yang tadinya sewot sekarang sudah senyum-senyum sendiri. Septian melototinya. “Oke, baik , jadi , semalam aku ingin mengatakan pada Angel , kalau aku temannya septian, hanya itu , sekalian membantuku memilih buku diperpustakaan, dan satu yang kau sembunyikan dariku sobat, Angel itu teman sekelasmu kan? Dan salsa itu temannya.” Jelas Cakra dengan raut wajah yang tidak menentu. Ia menyesap minumannya dan melanjutkan “kau tahu sep, Angel tertawa saat aku bercerita segala hal tentangmu” dengan diselingi tawa , cakra akhirnya mendapat pelototan lagi dari septian. “hanya sebagai pembalasan sobat” tambah cakra.
Septian menghela nafas , Ia hanya mengangguk pasrah , ternyata peribahasa itu masih tetap berlaku dimana saja , sepandai-pandainya Ia menyembunyikan sesuatu dari cakra , cakra pasti akan menemukannya juga.
“Cakra” panggil Septian kepada cakra yang masih terpaku menatap minumannya sambil menjawab “Hm” . “Pulang sekolah , aku ingin jalan jalan sebentar mencari angin , aku tahu , kau sangat ahli dalam memilih tempat , jadi , temani aku mengambil mobilku dirumah nanti , aku bosan tiap hari menaiki CBRku , aku butuh merenovasinya juga ke bengkel” katanya yang dijawab anggukan oleh cakra. Cakra orang yang sangat diandalkan jika kita sedang bosan , Septian juga tidak tahu darimana cakra mendapatkan tempat-tempat indah itu. Banyak orang mengatakan Cakra orang yang romantis , dan jika Ia sudah jatuh cinta pada satu orang , ia tidak akan pernah melepaskannya , Ya, seperti mantan kekasihnya kemarin , Yuni , Ia sangat terpukul saat itu.

                                    J J J J

      Septian menunggu laki laki itu muncul dari kelasnya, namun laki laki itu sama sekali tidak terlihat . sekarang , mobil ferrari putih miliknya yang berplat BK9923X terpakir dihalaman sekolahnya. Dari kejauhan seorang perempuan yang tidak asing menatapnya , Angel, orang yang disukainya . Angel mendatanginya , tidak seperti biasanya saat mereka bertemu , saat itu Angel sangat senang sekali , jangan jangan cakra kemarin menembak angel ,, ahh tidak , tidak mungkin , tidak akan dibiarkannya itu terjadi pikir septian.
      “Septian ya?” tanya Angel sambil menunjuk wajahnya . “I..iya..” jawab septian terbata bata. Angel menatap mobil septian lekat-lekat , Ia seperti mengenal mobil itu , tapi dimana? Kata angel bertanya tanya dalam hati.
      “Kau melihat apa?” tanya septian membuat Angel mengalihkan perhatiannya kepada septian. “aku seperti mengenal mobil itu , kau kenal pemilik mobil itu?” tanya Angel yang sontak membuat septian kaget . “I..itu…” . “Septian , kamu kenapa disitu?, ayo , ini sudah jam berapa” potongh Cakra yang langsung membuat septian lega. Ia tahu, cakra melakukan ini bukan karna sengaja menolongnya , tapi sengaja , agar septian tidak berbicara dengan Angel , Cakra cemburu.
      “Aku harus pergi” kata Septian yang dijawab Angel dengan tatapan bingung. Saat Ia sudah pergi , terdengar suara Tania yang membuat Angel menoleh bingung.
                                          JJJJ

      Ia ingin sekali mengejar laki laki itu , tapi seseorang menarik dan membalik bahunya. “Sedang apa kau disini? Oh, jangan jangan kau suka sama septian , begitu?” . Ia kaget , perempuan berambut ikal ini tiba-tiba datang begitu saja , perempuan itu sendirian , tidak bersama putri. “Kau tidak boleh menyukai septian maupun cakra , karna septian hanya milikku dan cakra hanya untuk Yolanda” kata kata Tania membuat Ia terkejut , jadi , sudah berapa banyak orang yang menyukai ketua kelas ini?. “aku tidak menyukai siapapun , tania , tenang saja , Itu tidak akan pernah terjadi”, Ia tidak sadar, ia  sudah berani melawan mereka , Ini semua karna surat itu , surat penyemangatnya , SC? Siapa kau?.

                                          JJJJJ

Septian melihat pemandangan yang ditunjukkan cakra saat mereka sudah sampai disuatu tempat . “Kemarin kau mengajakku ke tempat air mancur saat aku melihat muthia dengan pacar barunya, sekarang , kau mengajakku ke pantai, kau memang temanku yang benar benar teman cakra” kata Septian sambil menepuk nepuk pundak cakra dan melihat kembali apa yang ada didepan matanya sebuah pantai yang sangat indah jika dilihat dari sore hari , cakra memang sengaja mengajakku keisni sore-sore agar aku dapat melihat betapa indahnya pantai itu.
“Aku tahu sep, kau punya banyak masalah , berteriaklah sekencang kencangnya , agar ombak mendengar permintaanmu” kata Cakra yang dijawab anggukan oleh septian. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” pekik septian dengan sangat kencang. Lalu nafasnya diaturnya kembali.
“Belikan aku eskrim cak?”, “sep, aku belum berteriak , kenapa kau menyuruhku?”. “Aku juga belum puas berteriak cakra” kata septian yang dijwab desahan kecil oleh cakra. Cakra berjalan malas menuju tempat eskrim dan membelinya.
“ESKRIM DUA RASA COKLAT” mereka membeli bersamaan hingga membuat cakra menatap wanita yang memesan dan sama dengannya tadi. “Loh? Muthia? Sedang apa kau disini? Lalu, kenapa kau memesan eskrimnya dua? , oh , aku tahu, satu untuk pacar barumu” erang cakra malas menatap wajah muthia yang tertunduk lesu sambil duduk disamping gerobak eskrim. “Cakra, maafkan aku, aku tahu, kau sangat mendukungku dengan septian , bahkan saat aku salah kau tetap membelaku , walau sebenarnya aku tidak pernah melihat secara langsung” kata Muthia yang dijawab tatapan sedih oleh cakra.
“Jadi benar itu pacarmu?” tanya cakra yang dijawab gelengan oleh Muthia. “Itu, hanya temanku cak , waktu itu , aku sedih sekali , jadi aku pergi kesana untuk menenangkan hati , lalu aku bertemu teman ku itu , Ia menawarkanku suatu tempat yang katanya indah sekali , lalu , ia mengajakku keair mancur itu, dan kalian melihatku, cak, kau percaya padaku kan?” jelas muthia yang diselingi tanya diakhir kalimatnya . “Aku percaya padamu muthia , tapi aku bukan septian” kata cakra yang membuat muthia kembali tertunduk sedih . “Mbak, mas, eskrimnya sudah jadi , ini” Cakra mengambil eskrimnya dan membayarnya begitu juga muthia. “Ini untuk temanku itu , bukan pacarku cak” kata Muthia sambil melahap satu eskrimnya.
“Cakra?, kenapa kau lama seka…..” kata kata septian terpotong saat melihat muthia berada disamping cakra , cakra kaget begitu juga dengan muthia. "Mana eskrim ku?” cakra mengulurkan eskrim septian yang diterima langsung oleh septian saat itu. Ia melanjutkan “Cak, ayo kita pulang saja , aku sudah puas berjalan jalan disini” kata Septian datar tanpa menyembunyikan rasa kesalnya.
“Aku pergi dulu , bye” kata Muthia sambil berlalu pergi. Septian menatap muthia, Muthia seperti menangis lagi , tapi , Ia tidak peduli , Ia sudah disakiti , sangat. “Wanita itu lagi , kenapa ia selalu muncul ? Ia sudah mempermainkanku cak , kau masih saja membanggakan dia” kata septian jengkel saat itu. “Maafkan aku” kata cakra datar. Septian menarik lengan cakra dan menyuruhnya masuk kedalam mobil. Septian memutar kunci dan mengemudi mobil itu.

                                    J J  J J

 Sebagai ketua kelas , Ia selalu pulang terakhir , seusai rapat diruang guru , Ia langsung kembali ke kelas, dan membersihkan laci seperti biasanya , mungkin , hanya sebagian kecil yang sadar bahwa laci harus dibersihkan , piket dikelas tidak akan berlaku jika guru tidak menyuruh mereka. “Huuh” desahnya saat melihat kelas yang sangat berantakan , sebagian bangku sudah berada diposisi yang salah , Ini semua pasti perilaku dari kelompok mereka , Ya, kelompok Abed dan teman-temannya.
      2 menit kemudian , bangku dan mejanya sudah tersusun rapi , hanya sebagian laci disebelah kanan yang belum diperiksanya , meja pertama , kedua , ketika , keempat dan terakhir paling sudut , tepatnya dimeja Angel.
Perlahan ia memasukkan tangan kanannya kedalam laci , ia menarik beberapa kertas yang sebagian sudah diremuk dan sebagian masih , utuh. Keningnya berkerut samar , kertas apa ini? Ia melihat beberapa kertas itu , 2 diantaranya remuk , 1 utuh dan sisanya sudah robek. Ia membuka kertas itu , membacanya.

~Mereka selalu saja melihat kesalahanku, kenapa? L~
#AH#

~Tuhan, apa salahku? Mereka menghinaku lagi, hanya ada salsa L~
#AH#

~Dear god.. kenapa engkau membuatku begitu terhina ? , engkau membuat temanku benci kepadaku , membuatku kehilangan sahabatku, aku tidak dapat hidup seperti ini lagi tuhan, engkau tahu, aku ini hanya manusia , setiap manusia juga punya hati nurani dan kesabaran, dimana hati nurani mereka? Aku begitu tersakiti , saat langit maupun bumi bersatu , saat romeo dan juliet berpisah , mungkin , saat itulah engkau akan memberikan seseorang untukku, benarkan?, |Salsa, aku sendiri duduk bersama diam yang menyelimutiku , aku sakit , nafasku tersengal saat Putri mengatakan bahwa kau menyukai Septian dan itulah alasan kenapa kau meninggalkanku , Kita tertawa , menangis bersama , terhina bersama-sama , sekarang aku harus menghadapinya sendiri , kau pernah bilang , kau akan kembali , aku akan tunggu itu . Aku ingin seseorang saat ini berada disampingku , mendengar keluh kesahku , menjadi sahabat penggantimu dan menjadi orang yang dapat aku sayangi seperti aku menyayangimu dulu , God, Hear me, please L~
#AH L

Ia membaca surat itu berulang kali , perlahan air matanya menetes, Ia tidak sadar, sepasang mata dari arah barat melihatnya, tajam. tangan orang tersebut mengepal.menatap Septian kesal yang masih terpaku  ditempatnya. Ia membawa surat itu , menuliskan selembaran yang dituliskan untuk Angel. Lalu , Ia selipkan didalam kertas yang masih utuh. Ia berjalan menuju pintu , menutupnya dan mematikan lampu ruang kelas itu.

                                          JJJJ

Angel berjalan menuju sekolah , Kepalanya selalu tertunduk menatap jalan , Ia tidak sadar , kepalanya menghantam pintu pagar tersebut. “hahahah” terdengar suara tawa beberapa orang , ya, bukan Cuma satu tawa , pasti banyak , Ia mengusap dahinya , lalu melihat perempuan yang menertawainya tadi , Putri, Elida , Tania , dan Yolanda sudah berdiri tepat didepannya sambil berkacak pinggang. Ia tidak menghiraukan tawa mereka , ia berjalan seperti biasa , ya, seperti saat Ia terhinna.      
“Woy, cewek munafik , sini kamu?” teriak putri ketika Angel baru melewati gerbang sekolah. Ia berhenti , mengahadap dan menoleh kearah Putri yang tersenyum sinis menatapnya.
“Mau kemana kamu? Kekelas lagi? Sudahlah , kenapa kau tidak ikut pindah saja bersama salsa ke jakarta? Disana kan, banyak orang yang mungkin suka sama kamu” kata kata  Putri membuat hatinya sakit , sakit sekali , ledekan tawa yang diberikan teman-teman Putri pun membuat sesuatu , apa saja , yang ingin dilemparnya kearah mereka. Ia begitu tersiksa , perlahan , Ia melangkahkan kakinya menuju kelas ,  tanpa menghiraukan putri.
Sesampainya dikelas , ia laangsung meletakkan tasnya dibangkunya , Saat pulpennya terjatuh , ia sekilas melihat lacinya sedikit bersih , Ia baru ingat saat Ia sedih , ia selalu menuliskan sesuatu dilembaran kertas , pasti seseorang telah membacanya. Ia terkejut . ia menarik kertas yang sudah robek , remuk dan yang masih utuh keatas meja. Ia melihat kertas lain terselip dilembarannya yang masih utuh. Ia penasaran , lalu membuka kertas itu dan Ia membacanya.

~/Angel, malaikat penenang hati , bagaimana kau bisa menjadi malaikat kepada semua orang , jika kau terus sedih begini , sayapmu juga akan perlahan patah jika kau tetap bersedih , ayo tersenyum , tersenyumlah J , smile for me J , kau sebenarnya wanita yang tegar, jika aku menjadi dirimu , aku akan tetap bersabar untuk mendapatkan orang yang kita cari , masih banyak diluar kelasmu yang ingin berteman denganmu , lalu, kenapa kau tidak mencarinya , Aku, orang yang akan selalu mendukungmu J , keep smile J Angel, malaikatku…../~
#SC#

Ia tersenyum membaca surat itu , ia akhirnya bisa tegar , dan sudah tidak mengingat omongan putri tadi , siapa ini? Siapa SC? Ia hanya tau satu hal dari salsa, kertasmu itu akan ada orang yang tahu jika kau tidak menyimpannya. Ia tidak tahu siapa, yang penting orang itu telah membuat hatinya cerah kembali , Ia mengambil kertas itu dan memasukkannya ke tas, bukan ke laci lagi.
                                    JJJJ

“Kemana kau semalam , dicari tidak ketemu” kata septian kepada Cakra saat mereka berada di kantin. “Oh itu , aku disuruh mewawancarai guru” kata Cakra datar tapi terlihat , kesal.
“Sudahlah cak, kau tidak usah berbohong , maksudmu, gurumu itu Angel?, oh iya , kemarin , kau bilang kau tidak kenal dengan wanita itu , sekarang , kenapa kau sudah mengenalnya?” tanyanya pada cakra yang mungkin terlihat sewot ditelinga cakra.
“Aku baru kenalan dengan dia , kemarin , kau sendiri , katanya tidak ingin jatuh cinta atau suka lagi dengan muthia , kenapa kemarin aku melihat kalian saling merangkul satu sama lain?” tanya Cakra balik yang melebihi sewotnya septian kepada cakra tadi. “Baik, biar aku jelaskan, kemarin , aku tidak sengaja menabraknya dan dia terjatuh di….., ya, begitulah , ketidaksengajaan, sekarang sudah jelas?, lalu , bagaimana dengan kau?” tatapan cakra yang tadinya sewot sekarang sudah senyum-senyum sendiri. Septian melototinya. “Oke, baik , jadi , semalam aku ingin mengatakan pada Angel , kalau aku temannya septian, hanya itu , sekalian membantuku memilih buku diperpustakaan, dan satu yang kau sembunyikan dariku sobat, Angel itu teman sekelasmu kan? Dan salsa itu temannya.” Jelas Cakra dengan raut wajah yang tidak menentu. Ia menyesap minumannya dan melanjutkan “kau tahu sep, Angel tertawa saat aku bercerita segala hal tentangmu” dengan diselingi tawa , cakra akhirnya mendapat pelototan lagi dari septian. “hanya sebagai pembalasan sobat” tambah cakra.
Septian menghela nafas , Ia hanya mengangguk pasrah , ternyata peribahasa itu masih tetap berlaku dimana saja , sepandai-pandainya Ia menyembunyikan sesuatu dari cakra , cakra pasti akan menemukannya juga.
“Cakra” panggil Septian kepada cakra yang masih terpaku menatap minumannya sambil menjawab “Hm” . “Pulang sekolah , aku ingin jalan jalan sebentar mencari angin , aku tahu , kau sangat ahli dalam memilih tempat , jadi , temani aku mengambil mobilku dirumah nanti , aku bosan tiap hari menaiki CBRku , aku butuh merenovasinya juga ke bengkel” katanya yang dijawab anggukan oleh cakra. Cakra orang yang sangat diandalkan jika kita sedang bosan , Septian juga tidak tahu darimana cakra mendapatkan tempat-tempat indah itu. Banyak orang mengatakan Cakra orang yang romantis , dan jika Ia sudah jatuh cinta pada satu orang , ia tidak akan pernah melepaskannya , Ya, seperti mantan kekasihnya kemarin , Yuni , Ia sangat terpukul saat itu.

                                    J J J J

      Septian menunggu laki laki itu muncul dari kelasnya, namun laki laki itu sama sekali tidak terlihat . sekarang , mobil ferrari putih miliknya yang berplat BK9923X terpakir dihalaman sekolahnya. Dari kejauhan seorang perempuan yang tidak asing menatapnya , Angel, orang yang disukainya . Angel mendatanginya , tidak seperti biasanya saat mereka bertemu , saat itu Angel sangat senang sekali , jangan jangan cakra kemarin menembak angel ,, ahh tidak , tidak mungkin , tidak akan dibiarkannya itu terjadi pikir septian.
      “Septian ya?” tanya Angel sambil menunjuk wajahnya . “I..iya..” jawab septian terbata bata. Angel menatap mobil septian lekat-lekat , Ia seperti mengenal mobil itu , tapi dimana? Kata angel bertanya tanya dalam hati.
      “Kau melihat apa?” tanya septian membuat Angel mengalihkan perhatiannya kepada septian. “aku seperti mengenal mobil itu , kau kenal pemilik mobil itu?” tanya Angel yang sontak membuat septian kaget . “I..itu…” . “Septian , kamu kenapa disitu?, ayo , ini sudah jam berapa” potongh Cakra yang langsung membuat septian lega. Ia tahu, cakra melakukan ini bukan karna sengaja menolongnya , tapi sengaja , agar septian tidak berbicara dengan Angel , Cakra cemburu.
      “Aku harus pergi” kata Septian yang dijawab Angel dengan tatapan bingung. Saat Ia sudah pergi , terdengar suara Tania yang membuat Angel menoleh bingung.
                                          JJJJ

      Ia ingin sekali mengejar laki laki itu , tapi seseorang menarik dan membalik bahunya. “Sedang apa kau disini? Oh, jangan jangan kau suka sama septian , begitu?” . Ia kaget , perempuan berambut ikal ini tiba-tiba datang begitu saja , perempuan itu sendirian , tidak bersama putri. “Kau tidak boleh menyukai septian maupun cakra , karna septian hanya milikku dan cakra hanya untuk Yolanda” kata kata Tania membuat Ia terkejut , jadi , sudah berapa banyak orang yang menyukai ketua kelas ini?. “aku tidak menyukai siapapun , tania , tenang saja , Itu tidak akan pernah terjadi”, Ia tidak sadar, ia  sudah berani melawan mereka , Ini semua karna surat itu , surat penyemangatnya , SC? Siapa kau?.

                                          JJJJJ

Septian melihat pemandangan yang ditunjukkan cakra saat mereka sudah sampai disuatu tempat . “Kemarin kau mengajakku ke tempat air mancur saat aku melihat muthia dengan pacar barunya, sekarang , kau mengajakku ke pantai, kau memang temanku yang benar benar teman cakra” kata Septian sambil menepuk nepuk pundak cakra dan melihat kembali apa yang ada didepan matanya sebuah pantai yang sangat indah jika dilihat dari sore hari , cakra memang sengaja mengajakku keisni sore-sore agar aku dapat melihat betapa indahnya pantai itu.
“Aku tahu sep, kau punya banyak masalah , berteriaklah sekencang kencangnya , agar ombak mendengar permintaanmu” kata Cakra yang dijawab anggukan oleh septian. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” pekik septian dengan sangat kencang. Lalu nafasnya diaturnya kembali.
“Belikan aku eskrim cak?”, “sep, aku belum berteriak , kenapa kau menyuruhku?”. “Aku juga belum puas berteriak cakra” kata septian yang dijwab desahan kecil oleh cakra. Cakra berjalan malas menuju tempat eskrim dan membelinya.
“ESKRIM DUA RASA COKLAT” mereka membeli bersamaan hingga membuat cakra menatap wanita yang memesan dan sama dengannya tadi. “Loh? Muthia? Sedang apa kau disini? Lalu, kenapa kau memesan eskrimnya dua? , oh , aku tahu, satu untuk pacar barumu” erang cakra malas menatap wajah muthia yang tertunduk lesu sambil duduk disamping gerobak eskrim. “Cakra, maafkan aku, aku tahu, kau sangat mendukungku dengan septian , bahkan saat aku salah kau tetap membelaku , walau sebenarnya aku tidak pernah melihat secara langsung” kata Muthia yang dijawab tatapan sedih oleh cakra.
“Jadi benar itu pacarmu?” tanya cakra yang dijawab gelengan oleh Muthia. “Itu, hanya temanku cak , waktu itu , aku sedih sekali , jadi aku pergi kesana untuk menenangkan hati , lalu aku bertemu teman ku itu , Ia menawarkanku suatu tempat yang katanya indah sekali , lalu , ia mengajakku keair mancur itu, dan kalian melihatku, cak, kau percaya padaku kan?” jelas muthia yang diselingi tanya diakhir kalimatnya . “Aku percaya padamu muthia , tapi aku bukan septian” kata cakra yang membuat muthia kembali tertunduk sedih . “Mbak, mas, eskrimnya sudah jadi , ini” Cakra mengambil eskrimnya dan membayarnya begitu juga muthia. “Ini untuk temanku itu , bukan pacarku cak” kata Muthia sambil melahap satu eskrimnya.
“Cakra?, kenapa kau lama seka…..” kata kata septian terpotong saat melihat muthia berada disamping cakra , cakra kaget begitu juga dengan muthia. "Mana eskrim ku?” cakra mengulurkan eskrim septian yang diterima langsung oleh septian saat itu. Ia melanjutkan “Cak, ayo kita pulang saja , aku sudah puas berjalan jalan disini” kata Septian datar tanpa menyembunyikan rasa kesalnya.
“Aku pergi dulu , bye” kata Muthia sambil berlalu pergi. Septian menatap muthia, Muthia seperti menangis lagi , tapi , Ia tidak peduli , Ia sudah disakiti , sangat. “Wanita itu lagi , kenapa ia selalu muncul ? Ia sudah mempermainkanku cak , kau masih saja membanggakan dia” kata septian jengkel saat itu. “Maafkan aku” kata cakra datar. Septian menarik lengan cakra dan menyuruhnya masuk kedalam mobil. Septian memutar kunci dan mengemudi mobil itu.

                                    J J  J J

 Sebagai ketua kelas , Ia selalu pulang terakhir , seusai rapat diruang guru , Ia langsung kembali ke kelas, dan membersihkan laci seperti biasanya , mungkin , hanya sebagian kecil yang sadar bahwa laci harus dibersihkan , piket dikelas tidak akan berlaku jika guru tidak menyuruh mereka. “Huuh” desahnya saat melihat kelas yang sangat berantakan , sebagian bangku sudah berada diposisi yang salah , Ini semua pasti perilaku dari kelompok mereka , Ya, kelompok Abed dan teman-temannya.
      2 menit kemudian , bangku dan mejanya sudah tersusun rapi , hanya sebagian laci disebelah kanan yang belum diperiksanya , meja pertama , kedua , ketika , keempat dan terakhir paling sudut , tepatnya dimeja Angel.
Perlahan ia memasukkan tangan kanannya kedalam laci , ia menarik beberapa kertas yang sebagian sudah diremuk dan sebagian masih , utuh. Keningnya berkerut samar , kertas apa ini? Ia melihat beberapa kertas itu , 2 diantaranya remuk , 1 utuh dan sisanya sudah robek. Ia membuka kertas itu , membacanya.

~Mereka selalu saja melihat kesalahanku, kenapa? L~
#AH#

~Tuhan, apa salahku? Mereka menghinaku lagi, hanya ada salsa L~
#AH#

~Dear god.. kenapa engkau membuatku begitu terhina ? , engkau membuat temanku benci kepadaku , membuatku kehilangan sahabatku, aku tidak dapat hidup seperti ini lagi tuhan, engkau tahu, aku ini hanya manusia , setiap manusia juga punya hati nurani dan kesabaran, dimana hati nurani mereka? Aku begitu tersakiti , saat langit maupun bumi bersatu , saat romeo dan juliet berpisah , mungkin , saat itulah engkau akan memberikan seseorang untukku, benarkan?, |Salsa, aku sendiri duduk bersama diam yang menyelimutiku , aku sakit , nafasku tersengal saat Putri mengatakan bahwa kau menyukai Septian dan itulah alasan kenapa kau meninggalkanku , Kita tertawa , menangis bersama , terhina bersama-sama , sekarang aku harus menghadapinya sendiri , kau pernah bilang , kau akan kembali , aku akan tunggu itu . Aku ingin seseorang saat ini berada disampingku , mendengar keluh kesahku , menjadi sahabat penggantimu dan menjadi orang yang dapat aku sayangi seperti aku menyayangimu dulu , God, Hear me, please L~
#AH L

Ia membaca surat itu berulang kali , perlahan air matanya menetes, Ia tidak sadar, sepasang mata dari arah barat melihatnya, tajam. tangan orang tersebut mengepal.menatap Septian kesal yang masih terpaku  ditempatnya. Ia membawa surat itu , menuliskan selembaran yang dituliskan untuk Angel. Lalu , Ia selipkan didalam kertas yang masih utuh. Ia berjalan menuju pintu , menutupnya dan mematikan lampu ruang kelas itu.

                                          JJJJ

Angel berjalan menuju sekolah , Kepalanya selalu tertunduk menatap jalan , Ia tidak sadar , kepalanya menghantam pintu pagar tersebut. “hahahah” terdengar suara tawa beberapa orang , ya, bukan Cuma satu tawa , pasti banyak , Ia mengusap dahinya , lalu melihat perempuan yang menertawainya tadi , Putri, Elida , Tania , dan Yolanda sudah berdiri tepat didepannya sambil berkacak pinggang. Ia tidak menghiraukan tawa mereka , ia berjalan seperti biasa , ya, seperti saat Ia terhinna.      
“Woy, cewek munafik , sini kamu?” teriak putri ketika Angel baru melewati gerbang sekolah. Ia berhenti , mengahadap dan menoleh kearah Putri yang tersenyum sinis menatapnya.
“Mau kemana kamu? Kekelas lagi? Sudahlah , kenapa kau tidak ikut pindah saja bersama salsa ke jakarta? Disana kan, banyak orang yang mungkin suka sama kamu” kata kata  Putri membuat hatinya sakit , sakit sekali , ledekan tawa yang diberikan teman-teman Putri pun membuat sesuatu , apa saja , yang ingin dilemparnya kearah mereka. Ia begitu tersiksa , perlahan , Ia melangkahkan kakinya menuju kelas ,  tanpa menghiraukan putri.
Sesampainya dikelas , ia laangsung meletakkan tasnya dibangkunya , Saat pulpennya terjatuh , ia sekilas melihat lacinya sedikit bersih , Ia baru ingat saat Ia sedih , ia selalu menuliskan sesuatu dilembaran kertas , pasti seseorang telah membacanya. Ia terkejut . ia menarik kertas yang sudah robek , remuk dan yang masih utuh keatas meja. Ia melihat kertas lain terselip dilembarannya yang masih utuh. Ia penasaran , lalu membuka kertas itu dan Ia membacanya.

~/Angel, malaikat penenang hati , bagaimana kau bisa menjadi malaikat kepada semua orang , jika kau terus sedih begini , sayapmu juga akan perlahan patah jika kau tetap bersedih , ayo tersenyum , tersenyumlah J , smile for me J , kau sebenarnya wanita yang tegar, jika aku menjadi dirimu , aku akan tetap bersabar untuk mendapatkan orang yang kita cari , masih banyak diluar kelasmu yang ingin berteman denganmu , lalu, kenapa kau tidak mencarinya , Aku, orang yang akan selalu mendukungmu J , keep smile J Angel, malaikatku…../~
#SC#

Ia tersenyum membaca surat itu , ia akhirnya bisa tegar , dan sudah tidak mengingat omongan putri tadi , siapa ini? Siapa SC? Ia hanya tau satu hal dari salsa, kertasmu itu akan ada orang yang tahu jika kau tidak menyimpannya. Ia tidak tahu siapa, yang penting orang itu telah membuat hatinya cerah kembali , Ia mengambil kertas itu dan memasukkannya ke tas, bukan ke laci lagi.
                                    JJJJ

“Kemana kau semalam , dicari tidak ketemu” kata septian kepada Cakra saat mereka berada di kantin. “Oh itu , aku disuruh mewawancarai guru” kata Cakra datar tapi terlihat , kesal.
“Sudahlah cak, kau tidak usah berbohong , maksudmu, gurumu itu Angel?, oh iya , kemarin , kau bilang kau tidak kenal dengan wanita itu , sekarang , kenapa kau sudah mengenalnya?” tanyanya pada cakra yang mungkin terlihat sewot ditelinga cakra.
“Aku baru kenalan dengan dia , kemarin , kau sendiri , katanya tidak ingin jatuh cinta atau suka lagi dengan muthia , kenapa kemarin aku melihat kalian saling merangkul satu sama lain?” tanya Cakra balik yang melebihi sewotnya septian kepada cakra tadi. “Baik, biar aku jelaskan, kemarin , aku tidak sengaja menabraknya dan dia terjatuh di….., ya, begitulah , ketidaksengajaan, sekarang sudah jelas?, lalu , bagaimana dengan kau?” tatapan cakra yang tadinya sewot sekarang sudah senyum-senyum sendiri. Septian melototinya. “Oke, baik , jadi , semalam aku ingin mengatakan pada Angel , kalau aku temannya septian, hanya itu , sekalian membantuku memilih buku diperpustakaan, dan satu yang kau sembunyikan dariku sobat, Angel itu teman sekelasmu kan? Dan salsa itu temannya.” Jelas Cakra dengan raut wajah yang tidak menentu. Ia menyesap minumannya dan melanjutkan “kau tahu sep, Angel tertawa saat aku bercerita segala hal tentangmu” dengan diselingi tawa , cakra akhirnya mendapat pelototan lagi dari septian. “hanya sebagai pembalasan sobat” tambah cakra.
Septian menghela nafas , Ia hanya mengangguk pasrah , ternyata peribahasa itu masih tetap berlaku dimana saja , sepandai-pandainya Ia menyembunyikan sesuatu dari cakra , cakra pasti akan menemukannya juga.
“Cakra” panggil Septian kepada cakra yang masih terpaku menatap minumannya sambil menjawab “Hm” . “Pulang sekolah , aku ingin jalan jalan sebentar mencari angin , aku tahu , kau sangat ahli dalam memilih tempat , jadi , temani aku mengambil mobilku dirumah nanti , aku bosan tiap hari menaiki CBRku , aku butuh merenovasinya juga ke bengkel” katanya yang dijawab anggukan oleh cakra. Cakra orang yang sangat diandalkan jika kita sedang bosan , Septian juga tidak tahu darimana cakra mendapatkan tempat-tempat indah itu. Banyak orang mengatakan Cakra orang yang romantis , dan jika Ia sudah jatuh cinta pada satu orang , ia tidak akan pernah melepaskannya , Ya, seperti mantan kekasihnya kemarin , Yuni , Ia sangat terpukul saat itu.

                                    J J J J

      Septian menunggu laki laki itu muncul dari kelasnya, namun laki laki itu sama sekali tidak terlihat . sekarang , mobil ferrari putih miliknya yang berplat BK9923X terpakir dihalaman sekolahnya. Dari kejauhan seorang perempuan yang tidak asing menatapnya , Angel, orang yang disukainya . Angel mendatanginya , tidak seperti biasanya saat mereka bertemu , saat itu Angel sangat senang sekali , jangan jangan cakra kemarin menembak angel ,, ahh tidak , tidak mungkin , tidak akan dibiarkannya itu terjadi pikir septian.
      “Septian ya?” tanya Angel sambil menunjuk wajahnya . “I..iya..” jawab septian terbata bata. Angel menatap mobil septian lekat-lekat , Ia seperti mengenal mobil itu , tapi dimana? Kata angel bertanya tanya dalam hati.
      “Kau melihat apa?” tanya septian membuat Angel mengalihkan perhatiannya kepada septian. “aku seperti mengenal mobil itu , kau kenal pemilik mobil itu?” tanya Angel yang sontak membuat septian kaget . “I..itu…” . “Septian , kamu kenapa disitu?, ayo , ini sudah jam berapa” potongh Cakra yang langsung membuat septian lega. Ia tahu, cakra melakukan ini bukan karna sengaja menolongnya , tapi sengaja , agar septian tidak berbicara dengan Angel , Cakra cemburu.
      “Aku harus pergi” kata Septian yang dijawab Angel dengan tatapan bingung. Saat Ia sudah pergi , terdengar suara Tania yang membuat Angel menoleh bingung.
                                          JJJJ

      Ia ingin sekali mengejar laki laki itu , tapi seseorang menarik dan membalik bahunya. “Sedang apa kau disini? Oh, jangan jangan kau suka sama septian , begitu?” . Ia kaget , perempuan berambut ikal ini tiba-tiba datang begitu saja , perempuan itu sendirian , tidak bersama putri. “Kau tidak boleh menyukai septian maupun cakra , karna septian hanya milikku dan cakra hanya untuk Yolanda” kata kata Tania membuat Ia terkejut , jadi , sudah berapa banyak orang yang menyukai ketua kelas ini?. “aku tidak menyukai siapapun , tania , tenang saja , Itu tidak akan pernah terjadi”, Ia tidak sadar, ia  sudah berani melawan mereka , Ini semua karna surat itu , surat penyemangatnya , SC? Siapa kau?.

                                          JJJJJ

Septian melihat pemandangan yang ditunjukkan cakra saat mereka sudah sampai disuatu tempat . “Kemarin kau mengajakku ke tempat air mancur saat aku melihat muthia dengan pacar barunya, sekarang , kau mengajakku ke pantai, kau memang temanku yang benar benar teman cakra” kata Septian sambil menepuk nepuk pundak cakra dan melihat kembali apa yang ada didepan matanya sebuah pantai yang sangat indah jika dilihat dari sore hari , cakra memang sengaja mengajakku keisni sore-sore agar aku dapat melihat betapa indahnya pantai itu.
“Aku tahu sep, kau punya banyak masalah , berteriaklah sekencang kencangnya , agar ombak mendengar permintaanmu” kata Cakra yang dijawab anggukan oleh septian. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” pekik septian dengan sangat kencang. Lalu nafasnya diaturnya kembali.
“Belikan aku eskrim cak?”, “sep, aku belum berteriak , kenapa kau menyuruhku?”. “Aku juga belum puas berteriak cakra” kata septian yang dijwab desahan kecil oleh cakra. Cakra berjalan malas menuju tempat eskrim dan membelinya.
“ESKRIM DUA RASA COKLAT” mereka membeli bersamaan hingga membuat cakra menatap wanita yang memesan dan sama dengannya tadi. “Loh? Muthia? Sedang apa kau disini? Lalu, kenapa kau memesan eskrimnya dua? , oh , aku tahu, satu untuk pacar barumu” erang cakra malas menatap wajah muthia yang tertunduk lesu sambil duduk disamping gerobak eskrim. “Cakra, maafkan aku, aku tahu, kau sangat mendukungku dengan septian , bahkan saat aku salah kau tetap membelaku , walau sebenarnya aku tidak pernah melihat secara langsung” kata Muthia yang dijawab tatapan sedih oleh cakra.
“Jadi benar itu pacarmu?” tanya cakra yang dijawab gelengan oleh Muthia. “Itu, hanya temanku cak , waktu itu , aku sedih sekali , jadi aku pergi kesana untuk menenangkan hati , lalu aku bertemu teman ku itu , Ia menawarkanku suatu tempat yang katanya indah sekali , lalu , ia mengajakku keair mancur itu, dan kalian melihatku, cak, kau percaya padaku kan?” jelas muthia yang diselingi tanya diakhir kalimatnya . “Aku percaya padamu muthia , tapi aku bukan septian” kata cakra yang membuat muthia kembali tertunduk sedih . “Mbak, mas, eskrimnya sudah jadi , ini” Cakra mengambil eskrimnya dan membayarnya begitu juga muthia. “Ini untuk temanku itu , bukan pacarku cak” kata Muthia sambil melahap satu eskrimnya.
“Cakra?, kenapa kau lama seka…..” kata kata septian terpotong saat melihat muthia berada disamping cakra , cakra kaget begitu juga dengan muthia. "Mana eskrim ku?” cakra mengulurkan eskrim septian yang diterima langsung oleh septian saat itu. Ia melanjutkan “Cak, ayo kita pulang saja , aku sudah puas berjalan jalan disini” kata Septian datar tanpa menyembunyikan rasa kesalnya.
“Aku pergi dulu , bye” kata Muthia sambil berlalu pergi. Septian menatap muthia, Muthia seperti menangis lagi , tapi , Ia tidak peduli , Ia sudah disakiti , sangat. “Wanita itu lagi , kenapa ia selalu muncul ? Ia sudah mempermainkanku cak , kau masih saja membanggakan dia” kata septian jengkel saat itu. “Maafkan aku” kata cakra datar. Septian menarik lengan cakra dan menyuruhnya masuk kedalam mobil. Septian memutar kunci dan mengemudi mobil itu.

                                    J J  J J

 Sebagai ketua kelas , Ia selalu pulang terakhir , seusai rapat diruang guru , Ia langsung kembali ke kelas, dan membersihkan laci seperti biasanya , mungkin , hanya sebagian kecil yang sadar bahwa laci harus dibersihkan , piket dikelas tidak akan berlaku jika guru tidak menyuruh mereka. “Huuh” desahnya saat melihat kelas yang sangat berantakan , sebagian bangku sudah berada diposisi yang salah , Ini semua pasti perilaku dari kelompok mereka , Ya, kelompok Abed dan teman-temannya.
      2 menit kemudian , bangku dan mejanya sudah tersusun rapi , hanya sebagian laci disebelah kanan yang belum diperiksanya , meja pertama , kedua , ketika , keempat dan terakhir paling sudut , tepatnya dimeja Angel.
Perlahan ia memasukkan tangan kanannya kedalam laci , ia menarik beberapa kertas yang sebagian sudah diremuk dan sebagian masih , utuh. Keningnya berkerut samar , kertas apa ini? Ia melihat beberapa kertas itu , 2 diantaranya remuk , 1 utuh dan sisanya sudah robek. Ia membuka kertas itu , membacanya.

~Mereka selalu saja melihat kesalahanku, kenapa? L~
#AH#

~Tuhan, apa salahku? Mereka menghinaku lagi, hanya ada salsa L~
#AH#

~Dear god.. kenapa engkau membuatku begitu terhina ? , engkau membuat temanku benci kepadaku , membuatku kehilangan sahabatku, aku tidak dapat hidup seperti ini lagi tuhan, engkau tahu, aku ini hanya manusia , setiap manusia juga punya hati nurani dan kesabaran, dimana hati nurani mereka? Aku begitu tersakiti , saat langit maupun bumi bersatu , saat romeo dan juliet berpisah , mungkin , saat itulah engkau akan memberikan seseorang untukku, benarkan?, |Salsa, aku sendiri duduk bersama diam yang menyelimutiku , aku sakit , nafasku tersengal saat Putri mengatakan bahwa kau menyukai Septian dan itulah alasan kenapa kau meninggalkanku , Kita tertawa , menangis bersama , terhina bersama-sama , sekarang aku harus menghadapinya sendiri , kau pernah bilang , kau akan kembali , aku akan tunggu itu . Aku ingin seseorang saat ini berada disampingku , mendengar keluh kesahku , menjadi sahabat penggantimu dan menjadi orang yang dapat aku sayangi seperti aku menyayangimu dulu , God, Hear me, please L~
#AH L

Ia membaca surat itu berulang kali , perlahan air matanya menetes, Ia tidak sadar, sepasang mata dari arah barat melihatnya, tajam. tangan orang tersebut mengepal.menatap Septian kesal yang masih terpaku  ditempatnya. Ia membawa surat itu , menuliskan selembaran yang dituliskan untuk Angel. Lalu , Ia selipkan didalam kertas yang masih utuh. Ia berjalan menuju pintu , menutupnya dan mematikan lampu ruang kelas itu.

                                          JJJJ

Angel berjalan menuju sekolah , Kepalanya selalu tertunduk menatap jalan , Ia tidak sadar , kepalanya menghantam pintu pagar tersebut. “hahahah” terdengar suara tawa beberapa orang , ya, bukan Cuma satu tawa , pasti banyak , Ia mengusap dahinya , lalu melihat perempuan yang menertawainya tadi , Putri, Elida , Tania , dan Yolanda sudah berdiri tepat didepannya sambil berkacak pinggang. Ia tidak menghiraukan tawa mereka , ia berjalan seperti biasa , ya, seperti saat Ia terhinna.      
“Woy, cewek munafik , sini kamu?” teriak putri ketika Angel baru melewati gerbang sekolah. Ia berhenti , mengahadap dan menoleh kearah Putri yang tersenyum sinis menatapnya.
“Mau kemana kamu? Kekelas lagi? Sudahlah , kenapa kau tidak ikut pindah saja bersama salsa ke jakarta? Disana kan, banyak orang yang mungkin suka sama kamu” kata kata  Putri membuat hatinya sakit , sakit sekali , ledekan tawa yang diberikan teman-teman Putri pun membuat sesuatu , apa saja , yang ingin dilemparnya kearah mereka. Ia begitu tersiksa , perlahan , Ia melangkahkan kakinya menuju kelas ,  tanpa menghiraukan putri.
Sesampainya dikelas , ia laangsung meletakkan tasnya dibangkunya , Saat pulpennya terjatuh , ia sekilas melihat lacinya sedikit bersih , Ia baru ingat saat Ia sedih , ia selalu menuliskan sesuatu dilembaran kertas , pasti seseorang telah membacanya. Ia terkejut . ia menarik kertas yang sudah robek , remuk dan yang masih utuh keatas meja. Ia melihat kertas lain terselip dilembarannya yang masih utuh. Ia penasaran , lalu membuka kertas itu dan Ia membacanya.

~/Angel, malaikat penenang hati , bagaimana kau bisa menjadi malaikat kepada semua orang , jika kau terus sedih begini , sayapmu juga akan perlahan patah jika kau tetap bersedih , ayo tersenyum , tersenyumlah J , smile for me J , kau sebenarnya wanita yang tegar, jika aku menjadi dirimu , aku akan tetap bersabar untuk mendapatkan orang yang kita cari , masih banyak diluar kelasmu yang ingin berteman denganmu , lalu, kenapa kau tidak mencarinya , Aku, orang yang akan selalu mendukungmu J , keep smile J Angel, malaikatku…../~
#SC#

Ia tersenyum membaca surat itu , ia akhirnya bisa tegar , dan sudah tidak mengingat omongan putri tadi , siapa ini? Siapa SC? Ia hanya tau satu hal dari salsa, kertasmu itu akan ada orang yang tahu jika kau tidak menyimpannya. Ia tidak tahu siapa, yang penting orang itu telah membuat hatinya cerah kembali , Ia mengambil kertas itu dan memasukkannya ke tas, bukan ke laci lagi.
                                    JJJJ

“Kemana kau semalam , dicari tidak ketemu” kata septian kepada Cakra saat mereka berada di kantin. “Oh itu , aku disuruh mewawancarai guru” kata Cakra datar tapi terlihat , kesal.
“Sudahlah cak, kau tidak usah berbohong , maksudmu, gurumu itu Angel?, oh iya , kemarin , kau bilang kau tidak kenal dengan wanita itu , sekarang , kenapa kau sudah mengenalnya?” tanyanya pada cakra yang mungkin terlihat sewot ditelinga cakra.
“Aku baru kenalan dengan dia , kemarin , kau sendiri , katanya tidak ingin jatuh cinta atau suka lagi dengan muthia , kenapa kemarin aku melihat kalian saling merangkul satu sama lain?” tanya Cakra balik yang melebihi sewotnya septian kepada cakra tadi. “Baik, biar aku jelaskan, kemarin , aku tidak sengaja menabraknya dan dia terjatuh di….., ya, begitulah , ketidaksengajaan, sekarang sudah jelas?, lalu , bagaimana dengan kau?” tatapan cakra yang tadinya sewot sekarang sudah senyum-senyum sendiri. Septian melototinya. “Oke, baik , jadi , semalam aku ingin mengatakan pada Angel , kalau aku temannya septian, hanya itu , sekalian membantuku memilih buku diperpustakaan, dan satu yang kau sembunyikan dariku sobat, Angel itu teman sekelasmu kan? Dan salsa itu temannya.” Jelas Cakra dengan raut wajah yang tidak menentu. Ia menyesap minumannya dan melanjutkan “kau tahu sep, Angel tertawa saat aku bercerita segala hal tentangmu” dengan diselingi tawa , cakra akhirnya mendapat pelototan lagi dari septian. “hanya sebagai pembalasan sobat” tambah cakra.
Septian menghela nafas , Ia hanya mengangguk pasrah , ternyata peribahasa itu masih tetap berlaku dimana saja , sepandai-pandainya Ia menyembunyikan sesuatu dari cakra , cakra pasti akan menemukannya juga.
“Cakra” panggil Septian kepada cakra yang masih terpaku menatap minumannya sambil menjawab “Hm” . “Pulang sekolah , aku ingin jalan jalan sebentar mencari angin , aku tahu , kau sangat ahli dalam memilih tempat , jadi , temani aku mengambil mobilku dirumah nanti , aku bosan tiap hari menaiki CBRku , aku butuh merenovasinya juga ke bengkel” katanya yang dijawab anggukan oleh cakra. Cakra orang yang sangat diandalkan jika kita sedang bosan , Septian juga tidak tahu darimana cakra mendapatkan tempat-tempat indah itu. Banyak orang mengatakan Cakra orang yang romantis , dan jika Ia sudah jatuh cinta pada satu orang , ia tidak akan pernah melepaskannya , Ya, seperti mantan kekasihnya kemarin , Yuni , Ia sangat terpukul saat itu.

                                    J J J J

      Septian menunggu laki laki itu muncul dari kelasnya, namun laki laki itu sama sekali tidak terlihat . sekarang , mobil ferrari putih miliknya yang berplat BK9923X terpakir dihalaman sekolahnya. Dari kejauhan seorang perempuan yang tidak asing menatapnya , Angel, orang yang disukainya . Angel mendatanginya , tidak seperti biasanya saat mereka bertemu , saat itu Angel sangat senang sekali , jangan jangan cakra kemarin menembak angel ,, ahh tidak , tidak mungkin , tidak akan dibiarkannya itu terjadi pikir septian.
      “Septian ya?” tanya Angel sambil menunjuk wajahnya . “I..iya..” jawab septian terbata bata. Angel menatap mobil septian lekat-lekat , Ia seperti mengenal mobil itu , tapi dimana? Kata angel bertanya tanya dalam hati.
      “Kau melihat apa?” tanya septian membuat Angel mengalihkan perhatiannya kepada septian. “aku seperti mengenal mobil itu , kau kenal pemilik mobil itu?” tanya Angel yang sontak membuat septian kaget . “I..itu…” . “Septian , kamu kenapa disitu?, ayo , ini sudah jam berapa” potongh Cakra yang langsung membuat septian lega. Ia tahu, cakra melakukan ini bukan karna sengaja menolongnya , tapi sengaja , agar septian tidak berbicara dengan Angel , Cakra cemburu.
      “Aku harus pergi” kata Septian yang dijawab Angel dengan tatapan bingung. Saat Ia sudah pergi , terdengar suara Tania yang membuat Angel menoleh bingung.
                                          JJJJ

      Ia ingin sekali mengejar laki laki itu , tapi seseorang menarik dan membalik bahunya. “Sedang apa kau disini? Oh, jangan jangan kau suka sama septian , begitu?” . Ia kaget , perempuan berambut ikal ini tiba-tiba datang begitu saja , perempuan itu sendirian , tidak bersama putri. “Kau tidak boleh menyukai septian maupun cakra , karna septian hanya milikku dan cakra hanya untuk Yolanda” kata kata Tania membuat Ia terkejut , jadi , sudah berapa banyak orang yang menyukai ketua kelas ini?. “aku tidak menyukai siapapun , tania , tenang saja , Itu tidak akan pernah terjadi”, Ia tidak sadar, ia  sudah berani melawan mereka , Ini semua karna surat itu , surat penyemangatnya , SC? Siapa kau?.

                                          JJJJJ

Septian melihat pemandangan yang ditunjukkan cakra saat mereka sudah sampai disuatu tempat . “Kemarin kau mengajakku ke tempat air mancur saat aku melihat muthia dengan pacar barunya, sekarang , kau mengajakku ke pantai, kau memang temanku yang benar benar teman cakra” kata Septian sambil menepuk nepuk pundak cakra dan melihat kembali apa yang ada didepan matanya sebuah pantai yang sangat indah jika dilihat dari sore hari , cakra memang sengaja mengajakku keisni sore-sore agar aku dapat melihat betapa indahnya pantai itu.
“Aku tahu sep, kau punya banyak masalah , berteriaklah sekencang kencangnya , agar ombak mendengar permintaanmu” kata Cakra yang dijawab anggukan oleh septian. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” pekik septian dengan sangat kencang. Lalu nafasnya diaturnya kembali.
“Belikan aku eskrim cak?”, “sep, aku belum berteriak , kenapa kau menyuruhku?”. “Aku juga belum puas berteriak cakra” kata septian yang dijwab desahan kecil oleh cakra. Cakra berjalan malas menuju tempat eskrim dan membelinya.
“ESKRIM DUA RASA COKLAT” mereka membeli bersamaan hingga membuat cakra menatap wanita yang memesan dan sama dengannya tadi. “Loh? Muthia? Sedang apa kau disini? Lalu, kenapa kau memesan eskrimnya dua? , oh , aku tahu, satu untuk pacar barumu” erang cakra malas menatap wajah muthia yang tertunduk lesu sambil duduk disamping gerobak eskrim. “Cakra, maafkan aku, aku tahu, kau sangat mendukungku dengan septian , bahkan saat aku salah kau tetap membelaku , walau sebenarnya aku tidak pernah melihat secara langsung” kata Muthia yang dijawab tatapan sedih oleh cakra.
“Jadi benar itu pacarmu?” tanya cakra yang dijawab gelengan oleh Muthia. “Itu, hanya temanku cak , waktu itu , aku sedih sekali , jadi aku pergi kesana untuk menenangkan hati , lalu aku bertemu teman ku itu , Ia menawarkanku suatu tempat yang katanya indah sekali , lalu , ia mengajakku keair mancur itu, dan kalian melihatku, cak, kau percaya padaku kan?” jelas muthia yang diselingi tanya diakhir kalimatnya . “Aku percaya padamu muthia , tapi aku bukan septian” kata cakra yang membuat muthia kembali tertunduk sedih . “Mbak, mas, eskrimnya sudah jadi , ini” Cakra mengambil eskrimnya dan membayarnya begitu juga muthia. “Ini untuk temanku itu , bukan pacarku cak” kata Muthia sambil melahap satu eskrimnya.
“Cakra?, kenapa kau lama seka…..” kata kata septian terpotong saat melihat muthia berada disamping cakra , cakra kaget begitu juga dengan muthia. "Mana eskrim ku?” cakra mengulurkan eskrim septian yang diterima langsung oleh septian saat itu. Ia melanjutkan “Cak, ayo kita pulang saja , aku sudah puas berjalan jalan disini” kata Septian datar tanpa menyembunyikan rasa kesalnya.
“Aku pergi dulu , bye” kata Muthia sambil berlalu pergi. Septian menatap muthia, Muthia seperti menangis lagi , tapi , Ia tidak peduli , Ia sudah disakiti , sangat. “Wanita itu lagi , kenapa ia selalu muncul ? Ia sudah mempermainkanku cak , kau masih saja membanggakan dia” kata septian jengkel saat itu. “Maafkan aku” kata cakra datar. Septian menarik lengan cakra dan menyuruhnya masuk kedalam mobil. Septian memutar kunci dan mengemudi mobil itu.

                                    J J  J J

 Sebagai ketua kelas , Ia selalu pulang terakhir , seusai rapat diruang guru , Ia langsung kembali ke kelas, dan membersihkan laci seperti biasanya , mungkin , hanya sebagian kecil yang sadar bahwa laci harus dibersihkan , piket dikelas tidak akan berlaku jika guru tidak menyuruh mereka. “Huuh” desahnya saat melihat kelas yang sangat berantakan , sebagian bangku sudah berada diposisi yang salah , Ini semua pasti perilaku dari kelompok mereka , Ya, kelompok Abed dan teman-temannya.
      2 menit kemudian , bangku dan mejanya sudah tersusun rapi , hanya sebagian laci disebelah kanan yang belum diperiksanya , meja pertama , kedua , ketika , keempat dan terakhir paling sudut , tepatnya dimeja Angel.
Perlahan ia memasukkan tangan kanannya kedalam laci , ia menarik beberapa kertas yang sebagian sudah diremuk dan sebagian masih , utuh. Keningnya berkerut samar , kertas apa ini? Ia melihat beberapa kertas itu , 2 diantaranya remuk , 1 utuh dan sisanya sudah robek. Ia membuka kertas itu , membacanya.

~Mereka selalu saja melihat kesalahanku, kenapa? L~
#AH#

~Tuhan, apa salahku? Mereka menghinaku lagi, hanya ada salsa L~
#AH#

~Dear god.. kenapa engkau membuatku begitu terhina ? , engkau membuat temanku benci kepadaku , membuatku kehilangan sahabatku, aku tidak dapat hidup seperti ini lagi tuhan, engkau tahu, aku ini hanya manusia , setiap manusia juga punya hati nurani dan kesabaran, dimana hati nurani mereka? Aku begitu tersakiti , saat langit maupun bumi bersatu , saat romeo dan juliet berpisah , mungkin , saat itulah engkau akan memberikan seseorang untukku, benarkan?, |Salsa, aku sendiri duduk bersama diam yang menyelimutiku , aku sakit , nafasku tersengal saat Putri mengatakan bahwa kau menyukai Septian dan itulah alasan kenapa kau meninggalkanku , Kita tertawa , menangis bersama , terhina bersama-sama , sekarang aku harus menghadapinya sendiri , kau pernah bilang , kau akan kembali , aku akan tunggu itu . Aku ingin seseorang saat ini berada disampingku , mendengar keluh kesahku , menjadi sahabat penggantimu dan menjadi orang yang dapat aku sayangi seperti aku menyayangimu dulu , God, Hear me, please L~
#AH L

Ia membaca surat itu berulang kali , perlahan air matanya menetes, Ia tidak sadar, sepasang mata dari arah barat melihatnya, tajam. tangan orang tersebut mengepal.menatap Septian kesal yang masih terpaku  ditempatnya. Ia membawa surat itu , menuliskan selembaran yang dituliskan untuk Angel. Lalu , Ia selipkan didalam kertas yang masih utuh. Ia berjalan menuju pintu , menutupnya dan mematikan lampu ruang kelas itu.

                                          JJJJ

Angel berjalan menuju sekolah , Kepalanya selalu tertunduk menatap jalan , Ia tidak sadar , kepalanya menghantam pintu pagar tersebut. “hahahah” terdengar suara tawa beberapa orang , ya, bukan Cuma satu tawa , pasti banyak , Ia mengusap dahinya , lalu melihat perempuan yang menertawainya tadi , Putri, Elida , Tania , dan Yolanda sudah berdiri tepat didepannya sambil berkacak pinggang. Ia tidak menghiraukan tawa mereka , ia berjalan seperti biasa , ya, seperti saat Ia terhinna.      
“Woy, cewek munafik , sini kamu?” teriak putri ketika Angel baru melewati gerbang sekolah. Ia berhenti , mengahadap dan menoleh kearah Putri yang tersenyum sinis menatapnya.
“Mau kemana kamu? Kekelas lagi? Sudahlah , kenapa kau tidak ikut pindah saja bersama salsa ke jakarta? Disana kan, banyak orang yang mungkin suka sama kamu” kata kata  Putri membuat hatinya sakit , sakit sekali , ledekan tawa yang diberikan teman-teman Putri pun membuat sesuatu , apa saja , yang ingin dilemparnya kearah mereka. Ia begitu tersiksa , perlahan , Ia melangkahkan kakinya menuju kelas ,  tanpa menghiraukan putri.
Sesampainya dikelas , ia laangsung meletakkan tasnya dibangkunya , Saat pulpennya terjatuh , ia sekilas melihat lacinya sedikit bersih , Ia baru ingat saat Ia sedih , ia selalu menuliskan sesuatu dilembaran kertas , pasti seseorang telah membacanya. Ia terkejut . ia menarik kertas yang sudah robek , remuk dan yang masih utuh keatas meja. Ia melihat kertas lain terselip dilembarannya yang masih utuh. Ia penasaran , lalu membuka kertas itu dan Ia membacanya.

~/Angel, malaikat penenang hati , bagaimana kau bisa menjadi malaikat kepada semua orang , jika kau terus sedih begini , sayapmu juga akan perlahan patah jika kau tetap bersedih , ayo tersenyum , tersenyumlah J , smile for me J , kau sebenarnya wanita yang tegar, jika aku menjadi dirimu , aku akan tetap bersabar untuk mendapatkan orang yang kita cari , masih banyak diluar kelasmu yang ingin berteman denganmu , lalu, kenapa kau tidak mencarinya , Aku, orang yang akan selalu mendukungmu J , keep smile J Angel, malaikatku…../~
#SC#

Ia tersenyum membaca surat itu , ia akhirnya bisa tegar , dan sudah tidak mengingat omongan putri tadi , siapa ini? Siapa SC? Ia hanya tau satu hal dari salsa, kertasmu itu akan ada orang yang tahu jika kau tidak menyimpannya. Ia tidak tahu siapa, yang penting orang itu telah membuat hatinya cerah kembali , Ia mengambil kertas itu dan memasukkannya ke tas, bukan ke laci lagi.
                                    JJJJ

“Kemana kau semalam , dicari tidak ketemu” kata septian kepada Cakra saat mereka berada di kantin. “Oh itu , aku disuruh mewawancarai guru” kata Cakra datar tapi terlihat , kesal.
“Sudahlah cak, kau tidak usah berbohong , maksudmu, gurumu itu Angel?, oh iya , kemarin , kau bilang kau tidak kenal dengan wanita itu , sekarang , kenapa kau sudah mengenalnya?” tanyanya pada cakra yang mungkin terlihat sewot ditelinga cakra.
“Aku baru kenalan dengan dia , kemarin , kau sendiri , katanya tidak ingin jatuh cinta atau suka lagi dengan muthia , kenapa kemarin aku melihat kalian saling merangkul satu sama lain?” tanya Cakra balik yang melebihi sewotnya septian kepada cakra tadi. “Baik, biar aku jelaskan, kemarin , aku tidak sengaja menabraknya dan dia terjatuh di….., ya, begitulah , ketidaksengajaan, sekarang sudah jelas?, lalu , bagaimana dengan kau?” tatapan cakra yang tadinya sewot sekarang sudah senyum-senyum sendiri. Septian melototinya. “Oke, baik , jadi , semalam aku ingin mengatakan pada Angel , kalau aku temannya septian, hanya itu , sekalian membantuku memilih buku diperpustakaan, dan satu yang kau sembunyikan dariku sobat, Angel itu teman sekelasmu kan? Dan salsa itu temannya.” Jelas Cakra dengan raut wajah yang tidak menentu. Ia menyesap minumannya dan melanjutkan “kau tahu sep, Angel tertawa saat aku bercerita segala hal tentangmu” dengan diselingi tawa , cakra akhirnya mendapat pelototan lagi dari septian. “hanya sebagai pembalasan sobat” tambah cakra.
Septian menghela nafas , Ia hanya mengangguk pasrah , ternyata peribahasa itu masih tetap berlaku dimana saja , sepandai-pandainya Ia menyembunyikan sesuatu dari cakra , cakra pasti akan menemukannya juga.
“Cakra” panggil Septian kepada cakra yang masih terpaku menatap minumannya sambil menjawab “Hm” . “Pulang sekolah , aku ingin jalan jalan sebentar mencari angin , aku tahu , kau sangat ahli dalam memilih tempat , jadi , temani aku mengambil mobilku dirumah nanti , aku bosan tiap hari menaiki CBRku , aku butuh merenovasinya juga ke bengkel” katanya yang dijawab anggukan oleh cakra. Cakra orang yang sangat diandalkan jika kita sedang bosan , Septian juga tidak tahu darimana cakra mendapatkan tempat-tempat indah itu. Banyak orang mengatakan Cakra orang yang romantis , dan jika Ia sudah jatuh cinta pada satu orang , ia tidak akan pernah melepaskannya , Ya, seperti mantan kekasihnya kemarin , Yuni , Ia sangat terpukul saat itu.

                                    J J J J

      Septian menunggu laki laki itu muncul dari kelasnya, namun laki laki itu sama sekali tidak terlihat . sekarang , mobil ferrari putih miliknya yang berplat BK9923X terpakir dihalaman sekolahnya. Dari kejauhan seorang perempuan yang tidak asing menatapnya , Angel, orang yang disukainya . Angel mendatanginya , tidak seperti biasanya saat mereka bertemu , saat itu Angel sangat senang sekali , jangan jangan cakra kemarin menembak angel ,, ahh tidak , tidak mungkin , tidak akan dibiarkannya itu terjadi pikir septian.
      “Septian ya?” tanya Angel sambil menunjuk wajahnya . “I..iya..” jawab septian terbata bata. Angel menatap mobil septian lekat-lekat , Ia seperti mengenal mobil itu , tapi dimana? Kata angel bertanya tanya dalam hati.
      “Kau melihat apa?” tanya septian membuat Angel mengalihkan perhatiannya kepada septian. “aku seperti mengenal mobil itu , kau kenal pemilik mobil itu?” tanya Angel yang sontak membuat septian kaget . “I..itu…” . “Septian , kamu kenapa disitu?, ayo , ini sudah jam berapa” potongh Cakra yang langsung membuat septian lega. Ia tahu, cakra melakukan ini bukan karna sengaja menolongnya , tapi sengaja , agar septian tidak berbicara dengan Angel , Cakra cemburu.
      “Aku harus pergi” kata Septian yang dijawab Angel dengan tatapan bingung. Saat Ia sudah pergi , terdengar suara Tania yang membuat Angel menoleh bingung.
                                          JJJJ

      Ia ingin sekali mengejar laki laki itu , tapi seseorang menarik dan membalik bahunya. “Sedang apa kau disini? Oh, jangan jangan kau suka sama septian , begitu?” . Ia kaget , perempuan berambut ikal ini tiba-tiba datang begitu saja , perempuan itu sendirian , tidak bersama putri. “Kau tidak boleh menyukai septian maupun cakra , karna septian hanya milikku dan cakra hanya untuk Yolanda” kata kata Tania membuat Ia terkejut , jadi , sudah berapa banyak orang yang menyukai ketua kelas ini?. “aku tidak menyukai siapapun , tania , tenang saja , Itu tidak akan pernah terjadi”, Ia tidak sadar, ia  sudah berani melawan mereka , Ini semua karna surat itu , surat penyemangatnya , SC? Siapa kau?.

                                          JJJJJ

Septian melihat pemandangan yang ditunjukkan cakra saat mereka sudah sampai disuatu tempat . “Kemarin kau mengajakku ke tempat air mancur saat aku melihat muthia dengan pacar barunya, sekarang , kau mengajakku ke pantai, kau memang temanku yang benar benar teman cakra” kata Septian sambil menepuk nepuk pundak cakra dan melihat kembali apa yang ada didepan matanya sebuah pantai yang sangat indah jika dilihat dari sore hari , cakra memang sengaja mengajakku keisni sore-sore agar aku dapat melihat betapa indahnya pantai itu.
“Aku tahu sep, kau punya banyak masalah , berteriaklah sekencang kencangnya , agar ombak mendengar permintaanmu” kata Cakra yang dijawab anggukan oleh septian. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” pekik septian dengan sangat kencang. Lalu nafasnya diaturnya kembali.
“Belikan aku eskrim cak?”, “sep, aku belum berteriak , kenapa kau menyuruhku?”. “Aku juga belum puas berteriak cakra” kata septian yang dijwab desahan kecil oleh cakra. Cakra berjalan malas menuju tempat eskrim dan membelinya.
“ESKRIM DUA RASA COKLAT” mereka membeli bersamaan hingga membuat cakra menatap wanita yang memesan dan sama dengannya tadi. “Loh? Muthia? Sedang apa kau disini? Lalu, kenapa kau memesan eskrimnya dua? , oh , aku tahu, satu untuk pacar barumu” erang cakra malas menatap wajah muthia yang tertunduk lesu sambil duduk disamping gerobak eskrim. “Cakra, maafkan aku, aku tahu, kau sangat mendukungku dengan septian , bahkan saat aku salah kau tetap membelaku , walau sebenarnya aku tidak pernah melihat secara langsung” kata Muthia yang dijawab tatapan sedih oleh cakra.
“Jadi benar itu pacarmu?” tanya cakra yang dijawab gelengan oleh Muthia. “Itu, hanya temanku cak , waktu itu , aku sedih sekali , jadi aku pergi kesana untuk menenangkan hati , lalu aku bertemu teman ku itu , Ia menawarkanku suatu tempat yang katanya indah sekali , lalu , ia mengajakku keair mancur itu, dan kalian melihatku, cak, kau percaya padaku kan?” jelas muthia yang diselingi tanya diakhir kalimatnya . “Aku percaya padamu muthia , tapi aku bukan septian” kata cakra yang membuat muthia kembali tertunduk sedih . “Mbak, mas, eskrimnya sudah jadi , ini” Cakra mengambil eskrimnya dan membayarnya begitu juga muthia. “Ini untuk temanku itu , bukan pacarku cak” kata Muthia sambil melahap satu eskrimnya.
“Cakra?, kenapa kau lama seka…..” kata kata septian terpotong saat melihat muthia berada disamping cakra , cakra kaget begitu juga dengan muthia. "Mana eskrim ku?” cakra mengulurkan eskrim septian yang diterima langsung oleh septian saat itu. Ia melanjutkan “Cak, ayo kita pulang saja , aku sudah puas berjalan jalan disini” kata Septian datar tanpa menyembunyikan rasa kesalnya.
“Aku pergi dulu , bye” kata Muthia sambil berlalu pergi. Septian menatap muthia, Muthia seperti menangis lagi , tapi , Ia tidak peduli , Ia sudah disakiti , sangat. “Wanita itu lagi , kenapa ia selalu muncul ? Ia sudah mempermainkanku cak , kau masih saja membanggakan dia” kata septian jengkel saat itu. “Maafkan aku” kata cakra datar. Septian menarik lengan cakra dan menyuruhnya masuk kedalam mobil. Septian memutar kunci dan mengemudi mobil itu.

                                    J J  J J

 To be continue ................
SULIS RAHMADANI HUTAGALUNG
Just an amateur & study in electrical engineering of North Sumatera

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter